Pemerintah Naikkan Harga Minyakita, Ini Alasannya

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

Pemerintah memutuskan untuk menaikkan Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyakita, seiring disparitas antara permintaan dan suplai.

Pemerintah Naikkan Harga Minyakita, Ini Alasannya. Foto: iNews Media Group.

IDXChannel- Pemerintah memutuskan untuk menaikkan Harga Eceran Tertinggi atau HET Minyakita, seiring disparitas antara permintaan dan suplai. Besaran harga yang disesuaikan sampai saat ini masih dihitung secara matang oleh pemangku kepentingan.

"Menindaklanjuti rapat sebelumnya dalam Rakor Menko Pangan, jadi hari ini kami menyepakati akan menaikkan harga acara tertinggi untuk Minyakkita," kata Menteri Perdagangan Budi Santoso saat ditemui di kantor Kemendag, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga:
Dirut Bulog Klaim Stok Minyakita Aman: Kalau Ada yang Kurang, Kami Tegur Pimpinan Wilayah

Budi menekankan belum ditetapkannya HET Minyakita mempertimbangkan kenaikan harga Crude Palm Oil atau CPO yang masih bergerak fluktuatif belakangan ini. Sehingga untuk sementara waktu harga Minyakita masih di angka sebelumnya, yakni Rp15.700 per liter.

"Memang harganya belum disepakati dan kapan akan ditentukan untuk penetapannya. Kenapa? Karena kita ingin melihat lagi perkembangan harga CPO. Memang harga CPO naik, harga CPO naik kemarin rata-rata Rp15.445, tapi kemarin sempat turun lagi menjadi Rp14.000 sekian," kata Budi.

Baca Juga:
Distribusi Lampaui Target, Harga MinyaKita Diklaim Stabil 

Dia juga menyoroti soal harga tandan buah segar (TBS) sawit yang sempat anjlok ke Rp1.800 per kilogram, sebelum akhirnya kembali terkerek naik kembali. Sehingga fluktuasi harga TBS sawit juga turut menjadi parameter pemerintah dalam menentukan besaran kenaikan harga
.
"Jadi, kami akan melihat harganya stabil, setelah itu baru ditetapkan berapa angka untuk kenaikan harga acara tertinggi untuk minyak kita. Jadi, tadi sudah disepakati seperti itu, mungkin dalam waktu satu minggu, dua minggu segera kita lakukan penyesuaian apabila harga relatif normal, harga CPO," tutur Budi.

Adapun di pasaran, Minyakita dikeluhkan pedagang mengalami kelangkaan. Sehingga tidak sedikit Minyakita yang beredar dijual di atas HET mencapai nyaris Rp16.000 per USD.

Baca Juga:
Turut Bantu Stabilisasi Harga Minyakita, Program Bantuan Pangan Diperpanjang hingga Juni

(NIA DEVIYANA)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Brasil Difavoritkan Kuasai Grup C Piala Dunia 2026, Maroko Siap Beri Perlawanan Sengit
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Bulog Serap 3 Juta Ton Beras-Stok CBP Tembus 5 Juta Ton, Pinrang Sumbang 89.839 Ton
• 6 jam laluharianfajar
thumb
Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Masuk Hitungan Pemerintah
• 4 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Eks Wamenaker Noel usai Divonis 4,5 Tahun Penjara: Ini Konsekuensi Jadi Pejabat Publik yang Lengah
• 1 jam lalukompas.tv
thumb
Immanuel Ebenezer Terima Divonis 4,5 Tahun Bui: Hukuman Sesuai dengan Kejahatan yang Saya Lakukan
• 1 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.