"Untuk jenjang dasar dan menengah di tingkat kabupaten dan provinsi menggunakan platform berbasis TKA," kata Kepala Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Maria Veronica Irene dalam Taklimat Media di Jakarta, Kamis 4 Juni 2026.
Dengan begitu pemanfaatan platform TKA berlaku untuk jenjang SD, SMP dan SMA. Platform TKA akan digunakan pada seleksi tingkat kabupaten/kota dan provinsi saja.
Namun, ia menegaskan penggunaan TKA hanya terkait platform pelaksanaan ujian. Penggunaan TKA bukan materi maupun bentuk soal yang diujikan.
Baca juga: 15 Soal OSN IPS SD 2026 dan Kunci Jawaban, Bikin Makin Siap Hadapi Lomba!
Hal serupa disampaikan Kepala Bidang Pengembangan dan Fasilitasi Pelaksanaan Asesmen, Handaru Catu Bagus. Menurut dia, pemanfaatan platform TKA bertujuan mempermudah operator sekolah karena aplikasi yang digunakan sudah familiar.
"Tujuannya untuk memudahkan satuan pendidikan. Mereka sudah familiar dengan platform yang digunakan sehingga ketika simulasi maupun pelaksanaan, tinggal menggunakan aplikasi yang sudah tersedia," ujar Handaru.
Untuk tingkat SMA, seleksi provinsi dan semifinal nasional nantinya menggunakan Learning Management System (LMS) Moodle. Karena bentuk soal yang lebih kompleks dibanding jenjang sebelumnya. Jadwal Rangkaian Tahapan Seleksi OSN 2026 Rangkaian seleksi akan dimulai serentak pada bulan Juni 2026 mulai dari tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K), berlanjut ke tingkat Provinsi (OSN-P), hingga puncaknya pada babak Final di tingkat Nasional (OSN). Berikut adalah lini masa per jenjang pendidikan:
Jenjang SD dan SMP Sederajat
- Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K)
OSN-K SMP: 11 Juni 2026
Ketentuan: Diikuti maksimal 5 murid/cabang ajang/sekolah.
- Tingkat Provinsi (OSN-P)
OSN-P SMP: 9 Juli 2026
Ketentuan: Diikuti maksimal 5 murid/cabang ajang/kabupaten/kota.
- Tingkat Nasional (OSN)
Ketentuan: Kuota finalis nasional sebanyak 115 murid per cabang ajang.
Jenjang SMA Sederajat
- Tingkat Kabupaten/Kota (OSN-K): 18 s.d 19 Juni 2026 (Kuota maksimal 5 murid/cabang ajang/sekolah).
- Tingkat Provinsi (OSN-P): 27 s.d 29 Juli 2026 (Akses kuota dapat dilihat melalui tautan resmi `s.id/Kuota_OSNSMA`).
- Tingkat Nasional Tahap Semifinal: 12 Agustus 2026 (Menyaring hingga tersisa 100 murid per bidang).
- Tingkat Nasional (Final OSN):14 s.d 20 September 2026 (Kompetisi puncak yang diikuti oleh 60 murid terbaik per bidang).
Platform:
- SD/SMP (DIKDAS): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SMA (DIKMEN): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SD/SMP (DIKDAS): Daring dan Semi Daring
- SMA (DIKMEN): Semi Daring
- Pengawas Silang
- Siaran Langsung
- Khusus daerah 3T dengan keterbatasan internet dilaksanakan semi daring melalui Google Drive
Platform:
- SD/SMP (DIKDAS): Berbasis TKA (Tes Kemampuan Akademik)
- SMA (DIKMEN): LMS Moodle
- SD/SMP (DIKDAS): Daring
- SMA (DIKMEN): Daring
- Pengawas Pusat
- Pengawas Silang
- Aplikasi Zoom
Platform:
- SD/SMP (DIKDAS): LMS Moodle
- SMA Semifinal (DIKMEN): LMS Moodle
- SMA Nasional Luring (DIKMEN): Tes Teori & Tes Praktikum
- SD/SMP (DIKDAS): Daring
- SMA Semifinal (DIKMEN): Daring
- SMA Nasional Luring (DIKMEN): Pelaksanaan Luring
- Tahap Daring (SD/SMP & SMA Semifinal): Pengawas Pusat, Pengawas Silang, dan Zoom
- Tahap Luring (SMA Final): Pengawasan melekat di lokasi tes teori dan praktikum
Jenjang Pendidikan Dasar (SD/MI dan SMP/MTs Sederajat)
Untuk jenjang pendidikan dasar, fokus kompetisi tetap berada pada fondasi sains dasar yang kuat, meliputi:
SD/MI/Sederajat
1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
3. Matematika.
SMP/MTs/Sederajat
1. Ilmu Pengetahuan Alam (IPA)
2. Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS)
3. Matematika.
Jenjang Pendidikan Menengah (SMA/MA/SMK/MAK Sederajat)
Kompetisi di tingkat Dikmen berlangsung jauh lebih spesifik dan mencakup 10 bidang keahlian, yaitu:
1. Matematika
2. Fisika
3. Kimia
4. Biologi
5. Informatika / Komputer
6. Astronomi
7. Ekonomi
8. Kebumian
9. Geografi
10. Eksibisi AI (Artificial Intelligence)
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(CEU)




