Bisnis.com, JAKARTA -- Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim akhirnya mendatangi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Rabu (3/6/2026).
Kedatangannya mengakhiri pencarian yang dilakukan lembaga antirasuah setelah namanya masuk dalam daftar pihak yang dicari terkait operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung di wilayah Jakarta Barat.
Silmy tiba di Gedung KPK sekitar pukul 22.23 WIB. Saat dimintai keterangan oleh wartawan mengenai aktivitasnya selama proses pencarian berlangsung.
Sebelum menyerahkan diri, keberadaan Silmy sempat menjadi sorotan publik. Pasalnya, melalui unggahan di akun Instagram pribadinya @silmykarim, ia tanpa sengaja diduga memperlihatkan lokasi tempat dirinya berada.
Dalam unggahan Instagram Story yang beredar pada Rabu (3/6/2026), Silmy terlihat berada di sebuah kedai kopi di kawasan Pondok Rajeg, Cibinong, Bogor.
Tak lama setelah unggahan tersebut muncul, beredar informasi bahwa Silmy memilih datang langsung ke KPK untuk memenuhi proses pemeriksaan. Langkah itu dilakukan setelah dirinya menjadi salah satu pihak yang dicari sejak operasi penindakan dimulai pada 2 Juni 2026.
Sebagai informasi, KPK menggelar OTT di Jakarta Barat pada rentang 2 hingga 3 Juni 2026. Dalam operasi tersebut, sejumlah orang diamankan, termasuk Kepala Kantor Imigrasi Jakarta Barat, Ronald Arman Abdullah.
Total belasan orang dibawa oleh penyidik untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Mereka diduga memiliki keterkaitan dengan perkara suap yang berkaitan dengan pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) di Indonesia. Kasus tersebut kini masih dalam proses pendalaman oleh KPK.





