Grab Bantah Mau Keluar dari Pasar Indonesia

kumparan.com
6 hari lalu
Cover Berita

Manajemen Grab Indonesia membantah rumor yang menyatakan bahwa perusahaan itu berencana keluar dari pasar Indonesia lantaran kebijakan pemerintah dan lesunya perekonomian Indonesia.

"Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar," kata Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, dalam pernyataan resmi.

Perusahaan juga menyatakan, "menghormati arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan."

Grab menyebut Indonesia merupakan pasar penting bagi Grab, yang sudah dibangun selama 10 tahun terakhir, dan diproyeksi terus bertumbuh.

Grab mengklaim telah berkontribusi terhadap sekitar 50% industri ride-hailing dan pengantaran secara online di Indonesia. Dukungan Grab terhadap ekonomi Indonesia telah menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM. Grab juga akan melanjutkan program khususnya bagi mitra pengemudi di Indonesia dengan anggaran lebih dari Rp 100 miliar.

"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," tutup Neneng.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Budi Gunadi Tepis Isu Jadi Menteri Keuangan, Masih Menkes
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Harga Pertamax Naik, Ojol Mengeluh: Pendapatan Bersih Tinggal Rp15 Ribu
• 4 jam laludisway.id
thumb
Jadwal Salat DKI Jakarta 10 Juni 2026
• 17 jam lalumetrotvnews.com
thumb
UU Polri Baru Perkuat Kompolnas, Anggota Komisi III Tekankan Pengawasan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Soal Kajian Tarif Baru Transjabodetabek, Rano Sebut Kisaran Harga Rp 10-15 Ribu
• 11 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.