Grab Bantah Mau Keluar dari Pasar Indonesia

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Manajemen Grab Indonesia membantah rumor yang menyatakan bahwa perusahaan itu berencana keluar dari pasar Indonesia lantaran kebijakan pemerintah dan lesunya perekonomian Indonesia.

"Grab menegaskan bahwa rumor mengenai rencana keluar dari Indonesia adalah tidak benar," kata Neneng Goenadi, CEO Grab Indonesia, dalam pernyataan resmi.

Perusahaan juga menyatakan, "menghormati arahan dan kebijakan Pemerintah Indonesia, serta berkomitmen untuk terus berjalan selaras dengan agenda nasional dalam memperkuat ekonomi digital kerakyatan yang inklusif dan berkelanjutan."

Grab menyebut Indonesia merupakan pasar penting bagi Grab, yang sudah dibangun selama 10 tahun terakhir, dan diproyeksi terus bertumbuh.

Grab mengklaim telah berkontribusi terhadap sekitar 50% industri ride-hailing dan pengantaran secara online di Indonesia. Dukungan Grab terhadap ekonomi Indonesia telah menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM. Grab juga akan melanjutkan program khususnya bagi mitra pengemudi di Indonesia dengan anggaran lebih dari Rp 100 miliar.

"Grab akan terus berkolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan, karena bagi Grab, Indonesia bukan sekadar ekosistem, melainkan rumah tempat kami tumbuh bersama masyarakat," tutup Neneng.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Diisukan Mundur dari Posisi Menkeu, Purbaya: Nggak Bener
• 3 jam laluidxchannel.com
thumb
Prabowo Panggil BPKP dan PPATK saat Tahu Indikasi Penyelewengan di BGN
• 12 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Eks Plt Imigrasi Saffar Godam, hingga Kakanwil Jabar Pakai Rompi Tahanan KPK
• 10 jam lalukompas.com
thumb
Tayang Hari Ini! Nobody Loves Kay Jadi Suara Perjuangan Gen Z Mengejar Mimpi dan Pembuktian
• 5 jam lalumatamata.com
thumb
Tren Industri Asuransi Disebut Masih Positif, Tapi Ada Tantangan Ini
• 19 jam lalucnbcindonesia.com
Berhasil disimpan.