Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) meninjau SD Negeri 09 Kebon Kosong, salah satu lokasi sekolah yang siswa dan tenaga pendidiknya terdampak kebakaran di kawasan Pasar Jiung, Kemayoran, Jakarta Pusat. Dalam kunjungan tersebut, Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah atau school kit dan uang santunan.
Mendikdasmen menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah secara simbolis kepada 23 siswa terdampak kebakaran dan memberikan uang santunan sebesar Rp10 juta kepada guru dan tenaga pendidik yang turut menjadi korban kebakaran.
Baca juga: Pemerintah Didorong Sediakan Layanan Psikososial Korban Kebakaran di Kemayoran
Tidak hanya bantuan materiil saja, Kemendikdasmen juga menyiapkan bantuan pendampingan psikologis bekerja sama dengan Himpunan Psikologi Indonesia. Langkah ini dilakukan untuk membantu anak-anak pulih dari dampak psikologis akibat kebakaran serta menjaga semangat mereka untuk kembali belajar. Total ada 139 anak yang menjadi korban kebakaran tersebut.
Selain itu, Mendikdasmen memastikan kegiatan belajar mengajar tetap berlangsung normal, termasuk bagi siswa yang tengah mengikuti ujian akhir semester. Sedangkan bagi siswa yang berhalangan mengikuti ujian akibat terdampak kebakaran, sekolah akan memberikan kesempatan mengikuti tes susulan sehingga hak mereka untuk memperoleh pendidikan tetap terjamin.




