jpnn.com, DAIRI - PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) bersinergi dengan organisasi pemuda Almas Lintang melakukan penanaman pohon bersama dan membagikan 1.400 bibit komoditas unggulan di Desa Longkotan.
Aksi ini menandai keberlanjutan program pemberdayaan masyarakat oleh PT DPM yang mengintegrasikan sektor industri pertambangan dengan kemajuan agribisnis dan perikanan daerah.
BACA JUGA: Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Memperkuat Bank Sampah Berbasis Masyarakat
Aksi nyata pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ekonomi masyarakat dilakukan oleh PT Dairi Prima Mineral (PT DPM) di Kecamatan Silima Pungga-Pungga, Kabupaten Dairi, Sumatera Utara.
Dalam rangka menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 yang mengusung tema #NowforClimate, perusahaan membagikan 1.400 bibit kemiri dan kopi kepada petani setempat.
BACA JUGA: Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pelindo Tanam 5.000 Pohon di Embung Noelpopo
Penyerahan bibit secara simbolis berlangsung di Kantor Kecamatan Silima Pungga-Pungga.
Agenda ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Dairi, Camat Silima Pungga-Pungga, kepala desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh pemuda, serta perwakilan kelompok tani.
BACA JUGA: Peringati Hari Lingkungan Hidup 2024, GBU Gelar Seminar Pertambangan
Tidak hanya membagikan bibit, PT DPM bersama warga juga menggelar aksi penanaman pohon bersama di Desa Longkotan.
Chief Legal and External Relation & Officer PT DPM, Radianto Airifin, menjelaskan bahwa momentum ini menjadi pijakan perusahaan untuk merealisasikan praktik pertambangan berkelanjutan.
“Kegiatan pembagian bibit kemiri dan kopi bagi petani ini menunjukkan perhatian kami untuk ikut mendorong potensi ekonomi lokal. Kami percaya dengan kerja sama yang baik akan dapat mewujudkan pembangunan Dairi yang lebih baik,” ujar Radianto.
Dalam pelaksanaannya, perusahaan menggandeng organisasi pemuda Almas Lintang untuk memperkuat sinergi antarlapisan masyarakat.
Inisiatif lingkungan ini melengkapi rangkaian Program Pengembangan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) PT DPM yang telah berjalan secara konsisten.
Pada April lalu, PT DPM memelopori budidaya ikan air tawar melalui pembuatan Demonstration Plot (Demplot) serta menyelenggarakan pelatihan intensif tata kelola kolam profesional yang diikuti oleh 13 pemilik kolam di Desa Polling Anak.
Di sektor agribisnis, PT DPM aktif merancang program optimalisasi komoditas unggulan wilayah operasionalnya seperti kopi Robusta, kakao, dan durian.
Perusahaan bekerja sama dengan Dinas Pertanian, Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL), pemerintah desa, dan kelompok tani untuk memberikan pelatihan teknis.
Salah satu realisasinya adalah peningkatan kapasitas pertanian di Sopogadong yang melibatkan 47 petani terpilih dari total 200 kandidat program 2026.
Melalui integrasi program-program tersebut, PT DPM optimistis sektor industri pertambangan dapat berjalan selaras dan saling mendukung dengan pertumbuhan sektor pertanian demi kebaikan generasi masa depan Kabupaten Dairi.(ray/jpnn)
Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean




