REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG -- Sejumlah pelaku usaha mengeluhkan kondisi rupiah yang tembus Rp 18.000 per dollar saat ini. Mereka menilai akan terjadi penurunan daya beli masyarakat yang berdampak ekonomi semakin sulit.
"Yang pasti dengan kondisi ekonomi saat ini hanya bisa berharap kedepannya lebih baik," ucap Septian Nurhadi pelaku usaha di Kota Bandung, Kamis (4/6/2026).
Baca Juga
BI Ungkap Penyebab Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS
Rupiah Tembus Rp 18.000 per Dolar AS, Terlemah Sepanjang Sejarah
Rupiah Dekati Rp 18.000 per Dolar AS, Pemerintah Optimistis akan Menguat Lagi
Ia mengaku tidak menafikan akan terjadi penurunan daya beli masyarakat sehingga ekonomi akan semakin sulit. Dengan kondisi saat ini, Septian mengaku harus lebih bisa menahan diri dari usaha dan lebih sabar.
"Lebih menahan diri dan sabar saja," ungkap dia.
.rec-desc {padding: 7px !important;}
Lihat postingan ini di Instagram
Sebuah kiriman dibagikan oleh Republika Online (@republikaonline)