JAKARTA, KOMPAS.TV - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memasuki fase baru.
Setelah melakukan evaluasi menyeluruh, Badan Gizi Nasional (BGN) kini memprioritaskan pemerataan layanan ke wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Kepala BGN, Nanik Sudaryati mengungkapkan, arahan Presiden Prabowo Subianto saat ini adalah memastikan seluruh anak Indonesia mendapatkan akses program MBG, terutama mereka yang berada di wilayah dengan keterbatasan infrastruktur.
Menurut Nanik, konsep pemerataan yang dimaksud bukan berarti setiap desa atau wilayah harus memiliki satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG sendiri.
"Intinya pemerataan. Pemerataan itu dalam arti bukan pemerataannya kampungnya harus dapat MBG tunggal. Tapi pemerataan dalam arti semua anak-anak harus dapat," ujar Nanik dalam Live Streaming KompasTV, Konferensi Pers Badan Gizi Nasional (BGN) di Kantor Pusat Jakarta, Kamis (4/6).
Ia menilai pembangunan dapur secara masif justru berpotensi menimbulkan pemborosan anggaran.
Baca Juga: Kepala BGN Nanik Sudaryati Bakal Benahi MBG, Fokus SDM dan Efisiensi Anggaran
"Tapi juga tidak dengan banyak dapur. Kalau banyak dapur kan tidak efisien. Karena kita sewa dapur, toh," katanya.
Wilayah 3T Jadi Tantangan Terbesar Program MBG
Nanik menjelaskan, tantangan terbesar pelaksanaan MBG saat ini berada di kawasan 3T yang memiliki jumlah penerima manfaat relatif sedikit dan tersebar.
Di sejumlah daerah, jumlah penerima manfaat hanya berkisar puluhan hingga ratusan orang sehingga pembangunan dapur baru dinilai tidak ekonomis.
"Karena 3T ini cuma ada yang 200, ada 81, ada 47 orang di wilayah-wilayah itu. Jadi enggak mungkin kita membangun dapur-dapur baru," jelasnya.
Karena itu, BGN mulai menyiapkan pendekatan yang lebih fleksibel dengan memanfaatkan fasilitas yang telah tersedia di masyarakat.
Alih-alih membangun SPPG baru, BGN justru membuka peluang memanfaatkan berbagai fasilitas yang sudah ada.
Penulis : Ade Indra Kusuma Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- makan bergizi
- bgn nasional
- nanik sudaryati
- dapur mbg
- wilayah 3t
- program gizi





