PT Midi Utama Indonesia Tbk (Alfamidi) membukukan pertumbuhan kinerja positif sepanjang tahun 2025. Pendapatan bersih Alfamidi tercatat tumbuh 3,79% yoy dari Rp19,89 triliun pada akhir 2024 menjadi Rp20,64 triliun pada akhir 2025.
Sejalan dengan itu, laba bersih Alfamidi melonjak 45,01% yoy dari Rp546,41 miliar pada 2024 menjadi Rp792,36 miliar pada 2025. Finance Director PT Midi Utama Indonesia Tbk, Suantopo Po, mengungkapkan bahwa tren positif tersebut berlanjut pada paruh pertama tahun 2026.
Pendapatan bersih Alfamidi tercatat tumbuh 6,43% yoy dari Rp5,52 triliun pada Q1 2025 menjadi Rp5,88 triliun pada Q1 2026. Laba bersih Alfamidi pada kuartal pertama tahun ini juga naik 39,50% yoy dari Rp190,37 miliar menjadi Rp265,57 miliar.
"Dari sisi operasional, kami terus memperkuat positioning Alfamidi sebagai perusahaan retail melalui Alfamidi, Alfamidi Super, dan Midi Fresh," ungkap Suantopo Po dalam public expose RUPST Alfamidi, Tangerang, Kamis (4/6/2026).
Dengan capaian positif tersebut, Alfamidi akan membagikan dividen tahun buku 2025 senilai total Rp396,2 miliar atau sebesar Rp11,85 per saham. Nilai tersebut setara dengan 50% dari total laba bersih Alfamidi sepanjang tahun 2025.
"Nilai ini ekuivalen dengan 50% dari laba bersih tahun 2025. Dividen tunai ini akan dibagikan pada 25 Juni 2026," pungkasnya.
Lebih lanjut, Suantopo Po menambahkan bahwa pertumbuhan kinerja usaha Alfamidi turut didorong oleh ekspansi gerai yang berkelanjutan. Hingga akhir 2025, jumlah gerai Alfamidi mencapai 2.587 gerai yang meliputi 2.503 gerai Alfamidi, 80 gerai Alfamidi Super, dan 4 gerai Midi Fresh. Pertumbuhan gerai tersebut tersebar di wilayah Jawa, Kalimantan, Sumatera, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.
"Per tanggal 31 Maret 2026, gerai Alfamidi berjumlah 2.627 gerai, bertambah 40 gerai dibandingkan posisi per tanggal 31 Desember 2025. Tahun ini kami berencana membuka 200 gerai baru," lanjutnya.
Dalam kesempatan yang sama, Suantopo Po juga menegaskan bahwa Alfamidi terus memperkuat ekosistem digital melalui pengembangan platform belanja online Midi Kriing. Tak hanya itu, dengan memiliki lebih dari 7,02 juta memberi, Alfamidi juga berupaya melakukan optimalisasi jaringan gerai sekaligus memperkuat pemberdayaan UMKM dengan memasarkan lebih dari 800 produk lokal di jaringan gerai Alfamidi.
Alfamidi juga mempertegas komitmen dalam mengedepankan prinsip tata kelola perusahaan yang baik dalam mencapai pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan. Begitu pula dengan komitmen Alfamidi dalam hal inklusivitas tenaga kerja, di mana saat ini perusahaan mempekerjakan 325 karyawan penyandang disabilitas.
"Angka tersebut melebihi ambang batas 1% dari total 30.000 karyawan Alfamidi," tambahnya lagi.





