Satu Keluarga yang Tertipu Loker Palsu di Sorong Papua Akhirnya Dipulangkan ke Bandung Barat

republika.co.id
9 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Satu keluarga asal Desa Puteran, Kecamatan Cikalongwetan, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat akhirnya kembali ke kampung halamannya setelah setahun nasibnya terkatung-katung di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Ade Halidan bersama istrinya Peni Herawati, serta dua anak mereka, M. Nurfadilah dan Rizki Thermawan tiba di rumahnya pada Ahad (31/5/2026). Proses pemulangan dilakukan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) dan Dinas Sosial serta Baznas KBB.

Baca Juga
  • Diiming-Iming Kerja di Perusahaan Sawit, Satu Keluarga dari KBB Tertipu dan Terlantar di Papua Barat
  • Jalan Rusak di Pelosok Bandung Barat Segera Diperbaiki Tahun Ini, Warga Sambut Gembira
  • Hamparan Eceng Gondok Tutupi Waduk Saguling di Cililin Bandung Barat

"Alhamdulillah sudah sampai lagi di kampung halamannya, tiba Minggu dini hari sekitar jam 01.30 WIB," kata Kepala Bidang Pelatihan, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja dan Transmigrasi (P3TKT) pada Disnakertrans KBB, Dewi Andani saat dikonfirmasi, Senin (6/5/2026).

Kedatangan Ade bersama anak dan istrinya disambut keluarga dan perangkat desa setempat. Kini mereka bisa berkumpul lagi dengan keluarga setelah gagal mencari peruntungan di kota orang. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

"Jadi awalnya sekeluarga ini ada yang menawari kerja di perkebunan sawit, mereka dibawa dulu ke Kalimantan. Kemudian dijanjikan kerja di Sorong, makanya mereka dibawa kesana," kata Dewi.

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Nilai Berubah, Perawatan Warga Lansia Masa Depan Tidak Mudah
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Mensesneg Klaim Indonesia Punya Fundamental Ekonomi yang Cukup Kuat
• 8 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Makna dan Lirik Lagu Hate That I Made You Love Me Ariana Grande
• 21 jam lalukatadata.co.id
thumb
Rupiah Tembus Rp18.000, Menkeu Sebut Masih Masuk Hitungan Pemerintah
• 17 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Tak Hanya Selebgram, Bareskrim Polri Juga Periksa Asisten YouTuber Terkait Penggunaan Whip Pink
• 16 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.