Kebakaran Minimarket di Tangerang Bikin Panik, Karyawan Siram Api Pakai Air Galon Dagangan

kompas.com
6 jam lalu
Cover Berita

TANGERANG, KOMPAS.com - Upaya pemadaman api di gerai minimarket Indomaret, Jalan Raya M Toha, Karawaci, Kota Tangerang, pada Kamis (4/6/2026) dini hari, diwarnai kepanikan.

Saksi mata menyebut para karyawan sempat berusaha memadamkan api menggunakan air galon dagangan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi.

Romli (28), seorang pedagang buah yang berjualan tepat di seberang gerai tersebut, menceritakan detik-detik mencekam saat api mulai berkobar sekitar pukul 02.50 WIB.

"Karyawannya sekitar 4 atau 5 orang langsung keluar nyebar minta tolong. Ada yang ambil air ember dari warung sebelah, bahkan sampai air galon yang di depan toko itu juga dipakai buat nyiram," ujar Romli saat ditemui Kompas.com di lokasi kejadian, Kamis sore.

Baca juga: Minimarket di Jalan M Toha Tangerang Kebakaran, Diduga karena Freezer Meledak

Merembet ke mesin ATM dan gas

Meski Romli, warga lain, dan karyawan sudah berusaha menyiramkan air, api tetap berkobar dan semakin membesar.

Kondisi di dalam toko yang terlalu panas membuat warga tidak berani masuk lebih jauh.

Situasi kian tak terkendali saat api mulai menyambar mesin ATM dan tumpukan tabung gas elpiji yang tersimpan di toko yang beroperasi 24 jam tersebut.

"Ngeri, tidak berani masuk soalnya panas banget. Apinya merembet ke mesin ATM, terus ke tabung gas juga. Terdengar suara ledakan beberapa kali dari dalam," tambah dia.

Pantauan Kompas.com di lokasi pada Kamis sore, bangunan tersebut rusak cukup parah.

Pintu rolling door menghitam dan ditutup terpal berwarna oranye dan biru.

Di halaman parkir, tampak dua tabung gas elpiji yang sudah menghitam tergeletak di area luar.

Sebuah spanduk pemberitahuan juga telah dipasang oleh manajemen, menginformasikan bahwa operasional gerai dialihkan sementara ke toko terdekat guna melayani pelanggan.

Baca juga: Lokasi Kebakaran Johar Baru Jakpus di Gang Senggol Padat Penduduk, 31 Rumah Hangus

Dugaan penyebab kebakaran

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Mahdiar, mengonfirmasi bahwa tidak ada korban jiwa dalam musibah ini.

Api diduga kuat berasal dari gangguan teknis pada alat elektronik.

"Kebakaran diduga dipicu oleh ledakan pada bagian freezer. Sebanyak 25 personel gabungan dan sembilan unit armada dikerahkan ke lokasi untuk penanganan," papar Mahdiar dalam keterangannya.

Mahdiar menyebut, laporan diterima petugas pada pukul 03.00 WIB, dan personel tiba di lokasi 20 menit kemudian.

Api baru benar-benar berhasil dipadamkan secara total pada pukul 05.20 WIB.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Mahdiar pun mengimbau kepada seluruh pemilik usaha untuk lebih waspada terhadap perangkat elektronik yang menyala selama 24 jam nonstop.

"Kami mengimbau pelaku usaha agar rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik, khususnya freezer. Pastikan juga tersedia APAR untuk penanganan awal guna mencegah potensi kebakaran yang lebih besar," pungkas dia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Unilever Bagi Dividen Rp201 per Saham, Total Rp7,63 Triliun
• 1 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ini Jadwal Lengkap Pelaksanaan OSN 2026 dan Daftar Cabang Ajang
• 3 jam lalujpnn.com
thumb
Tak Langsung Turunkan Diaspora, Coach Mochi: Mereka Baru Sampai 2 Hari
• 10 jam lalukumparan.com
thumb
Dialog Shangri-La: 17 Negara Bentuk Kerja Sama Bawah Laut untuk “Membendung PKT dan Rusia”
• 12 jam laluerabaru.net
thumb
Rupiah Kian Tertekan, Rp18.000 per Dollar AS
• 19 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.