Air PAM Jakarta Mati Mulai Besok, Warga Tak Mau Cuci Baju untuk Hemat Air

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com – Sejumlah pelanggan PAM Jaya berencana menghemat penggunaan air selama layanan tidak mengalir pada Jumat (5/6/2026) malam hingga Sabtu (6/6/2026) pukul 01.00 WIB.

Aisyah (57), warga Jalan Tomang Raya, Jakarta Barat, hendak menghemat air besar-besaran besok.

Ia dan tiga anggota keluarganya berencana mengurangi aktivitas yang membutuhkan banyak air selama layanan PAM tidak mengalir.

Baca juga: Air PAM Mati Serentak Jumat Malam, Warga Jakbar: Jangan Lama-lama, Ya!

Keluarganya sudah mengisi toren dan beberapa jeriken sebagai persediaan.

“Kalau cuci baju bisa ditunda dulu. Airnya diprioritaskan buat mandi dan kebutuhan dapur. Anak-anak juga jangan disuruh ganti baju banyak-banyak,” ujar Aisyah saat berbincang dengan Kompas.com, Kamis (4/6/2026).

“Nanti kalau air sudah normal kembali, deras. Baru deh nyuci baju, semua dicuci,” imbuh dia.

Warga Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Yanah (55), biasanya menghabiskan 15-20 liter air dalam sehari untuk keperluan mandi, mencuci, hingga memasak.

Saat mengetahui aliran air PAM akan dihentikan sementara waktu, Yanah berniat untuk menghemat dan hanya menggunakan air secukupnya.

“Biasanya sehari sampai lah 20 liter. Kalau besok-besok mati sampai berhari-hari sepertinya cukup empat liter,” ujar Yanah.

Meski begitu, Yanah sudah menyiapkan cadangan air di rumahnya setelah mendapatkan informasi dari grup WhatsApp warga.

Baca juga: Air PAM di 45 Kelurahan Jakarta Akan Mati Mulai Jumat Malam, Kapan Kembali Normal?

Air yang telah ditampung akan diprioritaskan untuk kebutuhan penting seperti memasak, minum, dan mandi.

“Paling dipakai seperlunya saja. Buat masak, mandi, sama cuci yang penting-penting. Kalau bisa hemat sekitar empat liter per orang dulu,” kata Yanah sambil tertawa.

Untuk itu, Yanah berharap pekerjaan pemeliharaan dapat selesai sesuai jadwal sehingga aktivitas rumah tangga tidak terganggu terlalu lama.

“Semoga jangan sampai molor karena air kan kebutuhan sehari-hari,” ujarnya.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Sementara itu, Woro Tambunan (57), warga Cikini, Jakarta Pusat, mengatakan keluarganya juga akan lebih berhati-hati dalam menggunakan air selama air tidak mengalir.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kejari Surabaya tangkap DPO kasus kredit fiktif Rp4,75 miliar
• 11 jam laluantaranews.com
thumb
Prakash Padukone Beberkan Alasan Tak Memaksa Deepika Padukone Jadi Atlet Bulu Tangkis
• 19 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Jay Idzes Absen Cedera, Kevin Diks Sebut Rizky Ridho Pantas Jadi Kapten Timnas Indonesia
• 18 jam lalujpnn.com
thumb
Misteri Lansia Tewas di Boyolali Terungkap Usai Polisi Bongkar Makam, Pelaku Diduga Keluarga Sendiri
• 21 jam lalugrid.id
thumb
Pernyataan Berkelas Manajer Persib Usai Maung Bandung Masuk Grup Neraka ASEAN Club Championship
• 45 menit laluviva.co.id
Berhasil disimpan.