Gandeng FBI, Polda Jateng Bongkar Jaringan Penipuan Pig Butchering Berbalut Asmara

republika.co.id
16 jam lalu
Cover Berita

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Polda Jawa Tengah (Jateng) telah membongkar jaringan penipuan daring internasional bermodus “pig butchering” yang beroperasi di Kabupaten Sukoharjo dan Kota Surakarta. Mereka membekuk 38 tersangka, terdiri dari 27 warga Indonesia, empat warga Myanmar, dan tujuh warga Nepal. 

Dalam pengungkapan kasus tersebut, Ditressiber Polda Jateng bekerja sama dengan Biro Federal Investigasi Amerika Serikat atau FBI. “Dalam kasus ini pelaku menargetkan warga negara Amerika Serikat, sehingga di dalam proses penyidikan kami bekerja sama dengan FBI,” kata Dirressiber Polda Jateng Kombes Pol Himawan Sutanto Saragih ketika memberikan keterangan pers di Mapolda Jateng, Kota Semarang, Senin (1/6/2026). 

Baca Juga
  • Mantan Istri Reza SMASH, Fabiola Neng Bule Sunda Terlibat Love Scamming yang Tipu Korban Rp41 Miliar
  • Polda Jateng Bekuk 11 WNA dan 27 WNI Pelaku Penipuan Love Scamming, Tipu Korban Rp 41,1 Miliar
  • Imigrasi Bongkar Sindikat Love Scamming, 19 WNA Dideportasi

Himawan menerangkan, jaringan penipu bermodus pig butchering tersebut terendus lewat patroli siber. Setelah melakukan pendalaman, jaringan tersebut terlacak beroperasi di wilayah Sukoharjo dan Surakarta.

“Pelaku menggunakan (nama) PT Digi Global Konsultan, yang merupakan tempat rekrutan pekerjaan dan juga digunakan sebagai kantor operasional kegiatan penipuan online secara terorganisasi,” ujar Himawan. 

.rec-desc {padding: 7px !important;}

Di tempat tersebut, para pelaku menjalankan operasinya. “Penipuan online ini dilakukan dengan cara membangun hubungan emosional secara intensif terhadap korban melalui media sosial, aplikasi dating apps dengan nama Tinder, Boo, maupun aplikasi komunikasi digital seperti Facebook,” ucap Himawan. 

Loading...
.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;} @font-face { font-family: "LPMQ"; src: url("https://static.republika.co.id/files/alquran/LPMQ-IsepMisbah.ttf") format("truetype"); font-weight: normal; font-style: normal } .arabic-text { font-family: "LPMQ"; font-weight: normal !important; direction: rtl; text-align: right; font-size: 2.5em !important; line-height: 49px !important; }
Advertisement

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Temas (TMAS) Bagikan Dividen Rp228 Miliar dari Laba 2025, Cek Jadwalnya
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
MAN 2 Kota Malang Tembus Program Garuda Transformasi 2026
• 6 jam laluberitajatim.com
thumb
OJK Tegaskan Stabilitas Sektor Jasa Keuangan di Tengah Tekanan Global
• 2 jam lalubisnis.com
thumb
Noel Masih Menggerutu ke KPK Usai Divonis 4,5 Tahun: Jangan Pejabat Dijadikan Target, Jangan Kepala Daerah Ditangkap
• 12 jam laluviva.co.id
thumb
Kepala BGN Nanik S. Deyang Perkenalkan Dua Wakil Baru, Fokus Benahi Program MBG
• 18 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.