jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI yang juga berstatus Bendahara Umum (Bendum) Golkar Sari Yuliati resmi mendaftarkan diri sebagai Calon Ketua Umum Pimpinan Pusat Kolektif (PPK) Kosgoro 1957.
Sari di Jakarta, pada Kamis (4/6) ini menyerahkan langsung formulir pendaftaran sebagai Caketum PPK Kosgoro 1957.
BACA JUGA: Bahlil Puji Kepemimpinan Dave Laksono di Kosgoro: Sahabat Sejati yang Hebat
Dia membawa dokumen persyaratan lengkap sebagai bukti keseriusan memimpin organisasi pendiri Partai Golkar tersebut.
"Ini sedang mengembalikan formulir beserta seluruh persyaratannya," kata eks pimpinan Komisi III DPR RI itu ditemui awak media di Jakarta, Kamis.
BACA JUGA: Jiki Syafril Resmi Komandoi DPP HIMA Kosgoro Periode 2025-2028
Sari mengaku telah mendapatkan mandat dari mayoritas pemilik suara di daerah dan beberapa organisasi yang didirikan oleh Kosgoro 1957 sehingga maju caketum.
"Ada 40 dukungan yang di antaranya adalah 36 dukungan dari PDK Tingkat 1 dan 4 dukungan dari gerakan. Insyaallah," lanjut Sari.
BACA JUGA: Kosgoro 1957 Pastikan Dukungan untuk Bahlil di Munas Golkar
Setelah tahap penyerahan berkas ini, proses verifikasi akan dilakukan oleh panitia penyelenggara Mubes PPK Kosgoro 1957.
Penentuan kelayakan calon akan dilakukan secara transparan sesuai mekanisme organisasi.
Rencananya, perhelatan akbar Mubes Kosgoro 1957 akan digelar selama tiga hari dari 5 sampai 7 Juni 2026 di Merlynn Park Hotel, Jakarta.
Sari menyebut Mubes bukan sekadar ajang kontestasi politik internal, melainkan momentum evaluasi mendalam terhadap perjalanan organisasi.
"Mubes itu merupakan refleksi lima tahunan untuk PPK Kosgoro, bukan hanya sekadar perebutan kekuasaan, tetapi apa yang akan kami perbaiki dan apa yang menjadi koreksi dari yang sudah kami lakukan selama lima tahun ke belakang," tuturnya.
Sari pun membawa pesan persatuan dalam pencalonannya, seraya berharap tidak ada perpecahan setelah pelaksanaan Mubes PPK Kosgoro 1957.
"Siapa pun yang menang akan merangkul yang kalah, kalau ada calon yang lain, ya, merangkul yang kalah dan yang kalah pun akan sportif menerima kekalahan itu," kata dia.
Sari mengaku fokus utama program kerja yang diusung ialah memperkuat posisi Kosgoro 1957 sebagai penyokong utama Golkar.
"Ya, yang pasti Kosgoro tentu saya ingin Kosgoro menjadi pilar kekuatan terbesar bagi Partai Golkar," ungkap dia. (ast/jpnn)
Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan




