MBG Disasar Hoaks Lagi, BGN Sampaikan Klarifikasi soal SPPG Tetap Beroperasi

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Badan Gizi Nasional atau BGN yang baru saja mengalami perubahan kepemimpinan kembali menjadi sasaran hoaks alias kabar bohong.

Hoaks yang beredar itu menyebut satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG dapat menghentikan operasional apabila dana yang tersedia tidak mencukupi untuk pengadaan menu Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

BACA JUGA: Pimpinan Baru BGN Geber Efisiensi demi Perbaikan Tata Kelola MBG

Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang pun menepis kabar itu. Menurut dia, BGN memastikan seluruh layanan Program MBG tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.

"Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional," ujar Nanik dalam jumpa pers di kantornya, Jakarta Pusat, Kamis (4/6/2026).

BACA JUGA: Demi Masa Depan Anak Bangsa, Erick Thohir Dukung Program Besar Prabowo Lewat MBG

Mantan wartawan itu menegaskan MBG sebagai program strategis nasional tetap berjalan dan terus melayani para penerima manfaat. Namun, Nanik mengakui adanya dinamika administratif dalam proses pencairan anggaran.

Walakin, Nanik menegaskan hal itu tidak mengubah komitmen pemerintah dalam menjalankan Program MBG. Kini, program andalan Presiden Prabowo Subianto itu terus diperluas untuk menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai daerah.

BACA JUGA: Nanik S Deyang Ditunjuk sebagai Kepala Baru BGN, Wakilnya Tentara Berpangkat Mayjen

Nanik pun mengimbau seluruh mitra, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, maupun masyarakat untuk selalu mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BGN.

Selain itu, BGN juga mengingatkan masyarakat tidak mudah terbujuk informasi yang sumbernya tidak bisa diverifikasi.

"Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional," ucapnya.

Lebih lanjut Nanik mengatakan BGN terus menjalin koordinasi dengan mitra pelaksana dan pemangku kepentingan lainnya. Hal itu dilakukan demi memastikan distribusi MBG kepada para penerima manfaat berlangsung lancar, aman, dan sesuai standar yang telah ditetapkan.

"Fokus kami saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG dan memastikan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan haknya. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan disinformasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat," kata Nanik.(Mcr4/jpnn.com)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Purbaya Tetap Pangkas Anggaran MBG, Begini Alasannya


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KLH Resmikan Kembali RKKIK untuk Perkuat Kolaborasi Pengendalian Perubahan Iklim di Indonesia
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Pakai Rompi Oranye, Wamen Imipas Silmy Diborgol KPK
• 19 jam laluliputan6.com
thumb
Dolar AS Menguat karena Ketegangan AS-Iran dan Suku Bunga yang Lebih Tinggi
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Satu Keluarga yang Tertipu Loker Palsu di Sorong Papua Akhirnya Dipulangkan ke Bandung Barat
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kronologi Mahasiswa PNJ Kepergok Lakukan Hubungan Sesama Jenis di Kampus, sang Ayah Sampai Sujud Minta Maaf
• 22 jam lalugrid.id
Berhasil disimpan.