Jakarta, tvOnenews.com - Anggota DPD RI asal Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid mengajak generasi muda untuk terus memperkuat semangat kolaborasi, meningkatkan kapasitas diri, serta mengambil peran aktif dalam pembangunan bangsa.
Hal tersebut disampaikan Mirah saat menerima audiensi jajaran Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (PB HMI MPO) di Jakarta.
Menurutnya organisasi kepemudaan dan kemahasiswaan memiliki posisi yang sangat penting dalam mencetak calon-calon pemimpin bangsa berintegritas, kapasitas, serta kepedulian terhadap persoalan masyarakat.
“Pemuda merupakan kekuatan besar yang dimiliki bangsa ini. Saya percaya bahwa kemajuan Indonesia ke depan sangat ditentukan oleh kualitas generasi mudanya hari ini. Karena itu, organisasi seperti HMI MPO memiliki peran strategis dalam membangun karakter, kepemimpinan, dan semangat pengabdian bagi para kadernya,” katanya.
Mirah menekankan tantangan pembangunan saat ini tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja.
Menurutnya dibutuhkan sinergi antara pihak termasuk generasi muda agar berbagai persoalan dapat diatasi secara efektif dan berkelanjutan.
“Kita perlu memperkuat budaya kolaborasi. Pemuda tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek yang aktif memberikan gagasan, solusi, dan inovasi. Negara membutuhkan energi, kreativitas, dan idealisme anak-anak muda untuk menjawab berbagai tantangan zaman,” katanya.
Selain itu, Mirah juga mendorong kader-kader HMI MPO untuk terus meningkatkan kompetensi, memperluas wawasan, serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Menurutnya kepemimpinan yang baik lahir dari proses pembelajaran yang panjang, pengalaman organisasi, dan komitmen untuk memberikan manfaat bagi sesama.
Ia berharap komunikasi dan kerja sama antara DPD RI dengan organisasi kepemudaan dapat terus terjalin dengan baik sehingga berbagai aspirasi generasi muda dapat tersalurkan secara optimal dalam proses perumusan kebijakan publik.
“Pintu komunikasi selalu terbuka. Saya berharap pertemuan ini menjadi awal dari kolaborasi yang lebih luas dalam menghadirkan program-program yang bermanfaat bagi masyarakat, khususnya dalam mendorong pemberdayaan pemuda dan pembangunan daerah. Mari bersama-sama berkontribusi untuk Indonesia yang lebih maju, inklusif, dan berdaya saing,” pungkasnya.(raa)




