Lima pemain sorotan di Grup E Piala Dunia 2026

antaranews.com
7 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Grup E Piala Dunia 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada bakal menyajikan persaingan para pemain yang menjadi sorotan karena peran vital mereka dapat menentukan kemampuan tim dalam bersaing di ajang tersebut.

Berdasarkan laporan FIFA dalam laman resminya yang dipantau di Jakarta, Jumat, Grup E diisi oleh Jerman, Ekuador, Pantai Gading, dan debutan Curaçao yang datang membawa kekuatan terbaik.

Keempat tim dari tiga benua itu datang dengan kekuatan dan misi masing-masing dalam menghadapi persaingan di panggung sepak bola antarnegara terbesar di dunia.

Jerman sebagai kekuatan tradisional dari Eropa datang membawa misi kebangkitan setelah gagal di dua edisi Piala Dunia. Sementara itu, Ekuador hadir sebagai ancaman serius karena menjadi salah satu tim tangguh dari Amerika Selatan yang sedang berkembang pesat.

Selain itu, Pantai Gading datang sebagai raksasa Afrika dengan kekuatan fisik dan pengalaman empat kali tampil di Piala Dunia, sedangkan Curaçao, negara kecil di kawasan Karibia, akan tampil sebagai debutan.

Masing-masing tim diperkuat 26 pemain terbaik dari kalangan senior maupun pemain muda dengan latar belakang pengalaman yang beragam.

Di antara para pemain di masing-masing skuad, terdapat sejumlah pemain yang menjadi sorotan karena memiliki kemampuan yang dinilai bisa berdampak signifikan terhadap kekuatan tim.

Baca juga: Profil Timnas Skotlandia, sudahi penantian 28 tahun

Berikut lima pemain yang menjadi sorotan:

1. Joshua Kimmich (Jerman)

Joshua Kimmich menjadi motor permainan dan otak lini tengah Jerman. Pemain berusia 31 tahun itu memiliki kemampuan yang komplet dalam distribusi bola, pressing, dan kecerdasan taktik.

Setelah membela tim nasional pada Piala Dunia edisi 2018 dan 2022, pemain yang bisa berperan sebagai gelandang bertahan maupun bek kanan itu tetap dipercaya pelatih Julian Nagelsmann untuk memperkuat agresivitas Der Panzer.

Kimmich juga memiliki naluri menyerang yang tajam. Sejak bergabung dengan klub Bayern München pada 2015, ia telah mencetak sebanyak 47 gol untuk klub di semua kompetisi.

2. Florian Wirtz (Jerman)

Jerman juga memiliki playmaker muda yang kreatif dan eksplosif, Florian Wirtz. Di usianya yang ke-23 tahun, Wirtz telah menunjukkan kemampuan impresif sebagai gelandang serang yang cepat dan lincah di Liverpool.

Wirtz yang akan menjalani debutnya di Piala Dunia dan diprediksi menjadi senjata utama Jerman dalam membuka pertahanan lawan lewat visi bermain dan dribel tajamnya.

3. Moises Caicedo (Ekuador)

Ekuador yang diperkirakan akan menjadi pesaing terberat Jerman juga memiliki gelandang bertahan dan gelandang tengah yang tangguh, yaitu Moisés Caicedo.

Pemain berusia 24 tahun itu menjadi kunci keseimbangan tim. Duel fisik, tekel agresif, dan kemampuan transisi cepat membuatnya menjadi salah satu gelandang bertahan terbaik.

Gelandang pekerja keras yang membela Chelsea di Liga Inggris itu sudah membuktikan kemampuannya bersaing di turnamen sepak bola yang memiliki tempo permainan cepat dan agresif. Piala Dunia kali ini merupakan yang kedua bagi Moises setelah membela "La Tri" pada edisi 2022 di Qatar.

Baca juga: Profil Timnas Australia, berupaya lampaui capaian sebelumnya

4. Sebastien Haller (Pantai Gading)

Sebastien Haller merupakan penyerang kuat dengan kemampuan duel udara dan finishing berbahaya yang bermain untuk FC Utrecht di Liga Belanda.

Ketajamannya telah dibuktikan dengan menyumbang 58 gol untuk FC Utrecht dan lebih dari 200 gol sepanjang kariernya di klub profesional.

Pantai Gading akan sangat bergantung pada ketajaman pemain berusia 31 tahun itu untuk bersaing memperebutkan tiket lolos.

5. Juninho Bacuna (Curaçao)

Juninho Bacuna merupakan kapten sekaligus motor kreativitas Curaçao. Meski timnya tidak menjadi unggulan, gelandang berusia 31 tahun itu memiliki kualitas teknik dan pengalaman Eropa yang bisa membawa timnya memberikan kejutan dalam turnamen.

Pemain yang kini membela FC Volendam di Liga Belanda itu memiliki kecepatan dan kontrol bola yang dapat memperkuat daya gedor tim asal kawasan Karibia tersebut. Selain itu, Bacuna juga memiliki kemampuan tembakan keras dari luar kotak penalti yang bisa mengejutkan tim lawan.

Baca juga: Profil Timnas Paraguay, coba ulangi sukses 2010

Baca juga: Laga uji coba: Prancis kalah 1-2 saat jamu Pantai Gading




Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KPK: Korupsi di Imigrasi Bersifat Sistemik, Menjalar dari Wilayah hingga Pusat
• 4 jam lalukompas.com
thumb
Eks Kepala BGN Tulis Surat ke Nanik Deyang: Terima Kasih Hadiah Indah ke Saya
• 23 jam lalukatadata.co.id
thumb
Penyidikan Kasus Penemuan 11 Bayi di Sleman Segera Rampung
• 20 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BGN Evaluasi Penerima MBG, Sekolah Mampu Tak Lagi Jadi Prioritas
• 19 jam laludetik.com
thumb
Mantan Wakil BGN Sony Sonjaya Ajukan Justice Collaborator Kasus Korupsi Program MBG, Ini Alasannya
• 3 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.