HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Balaton Park Circuit akan menjadi arena penuh teka-teki bagi seluruh pembalap Moto3. Tak ada satu pun rider yang memiliki pengalaman balapan di lintasan baru tersebut. Meski buta lintasan, Veda Ega Pratama optimis finis di barisan depan. Seri moto3 Hungaria 2026 dimulai hari ini, Jumat (5/6/2026).
Berbeda dengan sirkuit-sirkuit lain yang sudah akrab bagi para pembalap. Balaton Park menghadirkan tantangan baru karena belum pernah digunakan dalam kalender Grand Prix. Kondisi tersebut membuat sesi latihan sejak hari pertama menjadi sangat menentukan.
Kemampuan membaca karakter lintasan, menemukan titik pengereman yang ideal, hingga menyusun setelan motor terbaik akan menjadi pekerjaan utama seluruh tim sepanjang akhir pekan.
Veda menyadari bahwa tidak adanya data balapan sebelumnya membuat semua pembalap memulai dari titik yang sama. Karena itu, adaptasi cepat diyakini menjadi senjata utama untuk meraih hasil maksimal.
“Saya sangat antusias untuk balapan di Balaton Park untuk pertama kalinya. Ini akan menjadi trek yang benar-benar baru bagi semua orang, jadi sesi-sesi awal akan sangat penting untuk memahami layout lintasan dan menemukan feeling yang tepat dengan motor,” ujar Veda seperti dikutip dari keterangan resmi Honda Team Asia.
Pembalap Honda Team Asia tersebut datang ke Hungaria dengan modal kepercayaan diri yang sedang meningkat. Pada seri sebelumnya di Mugello, Italia, Veda berhasil mengamankan finis posisi kedelapan setelah tampil kompetitif sepanjang balapan.
Hasil tersebut menjadi salah satu pencapaian positif yang memperlihatkan perkembangan performanya sepanjang musim. Konsistensi meraih poin juga membuat peluangnya untuk terus bersaing dengan para rival di papan atas klasemen masih terbuka.
“Setelah Mugello, di mana kami meraih hasil positif lainnya, saya datang dengan kepercayaan diri dan motivasi yang baik,” lanjut Veda.
Bagi pembalap bernomor 9 itu, target utama di Hungaria bukan hanya soal hasil akhir. Ia ingin mempertahankan progres yang telah dibangun bersama tim sejak awal musim.
Pendekatan tersebut dinilai menjadi kunci penting untuk menjaga performa tetap stabil hingga memasuki paruh kedua kompetisi. Veda lebih memilih fokus pada proses pengembangan yang berkelanjutan dibanding membebani diri dengan target instan.
“Tujuan kami adalah terus bekerja ke arah yang sama seperti balapan-balapan sebelumnya. Kami terus berkembang sedikit demi sedikit sepanjang musim ini, dan saya ingin terus belajar sambil tetap kompetitif sejak awal akhir pekan,” katanya.
Persaingan Moto3 yang terkenal sangat ketat membuat setiap sesi memiliki arti penting. Perbedaan waktu antarpembalap sering kali hanya terpaut beberapa persepuluh detik, sehingga kesalahan kecil dapat berdampak besar terhadap posisi start.
Karena itu, Veda menilai kemampuan menemukan ritme sejak sesi latihan pertama akan sangat menentukan peluangnya saat kualifikasi maupun balapan utama.
“Akan sangat penting untuk beradaptasi dengan cepat dan membangun pace yang kuat untuk kualifikasi dan balapan,” pungkasnya.
Jika mampu menemukan setelan motor yang sesuai sejak hari pertama, peluang Veda untuk kembali menembus 10 besar bahkan bersaing bersama kelompok terdepan terbuka lebar. Balaton Park pun bisa menjadi panggung berikutnya bagi pembalap Indonesia tersebut untuk melanjutkan tren positifnya di Moto3 2026.
Jadwal MotoGP Hungaria 2026
Jumat, 5 Juni 2026
- 14.00-14.35 WIB: FP1 Moto3
- 14.50-15.30 WIB: FP1 Moto2
- 15.45-16.30 WIB: FP1 MotoGP
- 18.15-18.50 WIB: Practice Moto3
- 19.05-19.45 WIB: Practice Moto2
- 20.00-21.00 WIB: Practice MotoGP
Sabtu, 6 Juni 2026
- 13.40-14.10 WIB: FP2 Moto3
- 14.25-14.55 WIB: FP2 Moto2
- 15.10-15.40 WIB: FP2 MotoGP
- 15.50-16.05 WIB: Q1 MotoGP
- 16.15-16.30 WIB: Q2 MotoGP
- 17.45-18.00 WIB: Q1 Moto3
- 18.10-18.55 WIB: Q2 Moto3
- 18.40-18.55 WIB: Q1 Moto2
- 19.05-19.20 WIB: Q2 Moto2
- 20.00 WIB: Sprint Race MotoGP
Minggu, 7 Juni 2026
- 16.00 WIB: Moto3 (20 lap)
- 17.15 WIB: Moto2 (22 lap)
- 19.00 WIB: MotoGP (26 lap)





