Danantara komitmen PT DSI jalankan mandat secara profesional-akuntabel

antaranews.com
9 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) menegaskan komitmennya supaya PT Danantara Sumberdaya Indonesia (DSI) menjalankan mandat penguatan tata kelola ekspor komoditas sumber daya alam (SDA) strategis, secara terukur, profesional, dan akuntabel.

Danantara memahami bahwa keberhasilan pelaksanaan mandat DSI akan bertumpu pada kepastian berusaha bahwa kontrak yang sudah ditandatangani masih dapat terus berjalan, selama tidak terjadi under-invoicing.

“Menjaga kepercayaan mitra dagang internasional dan investor adalah prioritas, dan seluruh langkah DSI dirancang untuk memperkuat kepercayaan tersebut,” ujar Manajemen Danantara Indonesia dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Pemerintah telah menetapkan masa peralihan yang dimulai pada 1 Juni 2026, dan akan dievaluasi secara berkala sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.

Pada fase ini, Danantara menyebut bahwa fokus utama DSI adalah memperkuat sistem pelaporan dan monitoring melalui digitalisasi.

Saat ini, DSI sedang membangun platform digital untuk menganalisis data transaksi ekspor komoditas SDA strategis, sehingga indikasi under-invoicing dapat diidentifikasi secara objektif dan berbasis data.

“Pendekatan ini memungkinkan DSI memfokuskan perhatian pada transaksi yang memerlukan evaluasi, sementara mayoritas transaksi yang telah wajar dapat berjalan dengan lancar,” ujar Manajemen Danantara Indonesia.

DSI berkomitmen penuh menjaga kerahasiaan (confidentiality) seluruh informasi komersial dan ketentuan kontraktual yang diperolehnya. Kontrak yang telah ditandatangani dapat terus berjalan selama tidak terjadi under-invoicing.

Dengan demikian, pelaku usaha yang telah menjalankan praktik ekspor yang baik, tidak akan mengalami hambatan dalam menjalankan usahanya sehingga tercipta kepastian hukum dan iklim berusaha yang kondusif.

Pasca-transisi, DSI mengedepankan pelaksanaan perannya sebagai perantara, yaitu memfasilitasi dan mengawasi penyaluran ekspor, yang mana hubungan komersial antara produsen dan mitra dagangnya dapat tetap berjalan.

DSI menilai memulai pelaksanaan dengan peran ini penting untuk memastikan tidak terjadi disrupsi terhadap proses ekspor komoditas SDA strategis, sekaligus mencapai tujuan utama, yaitu perdagangan yang berlangsung secara fair, transparan, dan bebas dari praktik under-invoicing.

“Pelaksanaan peran ini akan dievaluasi secara berkala dan terukur, dengan mempertimbangkan kesiapan ekosistem dan pencapaian tujuan dimaksud,” ujar Manajemen Danantara Indonesia.

Harga komoditas SDA strategis akan ditetapkan secara wajar dengan merujuk pada metodologi yang fair, transparan, dan akuntabel untuk masing-masing komoditas, dengan tujuan mencegah under-invoicing dan memastikan nilai ekspor yang tercatat menggambarkan transaksi yang sebenarnya.

Adapun, metodologi tersebut akan mempertimbangkan penyesuaian yang wajar atas perbedaan kualitas, spesifikasi, biaya logistik, dan struktur kontrak, sehingga kewajaran harga dinilai dalam konteks yang utuh, menutup celah manipulasi tanpa menyeragamkan transaksi yang secara komersial memang berbeda.

Danantara Indonesia dan DSI memastikan akan terus berdialog dengan para pemangku kepentingan untuk menjaga agar pelaksanaan mandat DSI berjalan konsisten dan tanpa disrupsi terhadap proses ekspor. Dalam menjalankan mandatnya.

“DSI senantiasa menerapkan prinsip tata kelola yang baik (good governance), transparansi, akuntabilitas, dan integritas- dengan mekanisme komersial yang wajar dan terukur,” ujar Manajemen Danantara Indonesia.



Baca juga: Pengamat: Upaya memperkuat tata kelola ekspor SDA patut didukung

Baca juga: Kadin sebut DSI tekan 'underinvoicing' dan perkuat tata kelola ekspor

Baca juga: Apindo dukung penguatan tata kelola ekspor SDA


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
President University Tembus Peringkat 165 Dunia pada WURI 2026 Berkat Inovasi Pembelajaran dan AI
• 9 jam lalupantau.com
thumb
PTPN Sudah Kirim Permohonan Restorative Kakek Mujiran ke Pengadilan
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Para Peneliti Ungkap Warga Dari Aceh Hingga Papua Tolak Pendirian Batalyon Teritorial Pembangunan
• 21 jam lalujpnn.com
thumb
Wakil Bupati PALI Ditangkap, Daftar Pemimpin Daerah Terjerat Korupsi Bertambah
• 13 jam lalukompas.id
thumb
KPK Usul Pemerintah Pusat Bikin PTSP untuk Mudahkan Layanan Perizinan
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.