HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Duel uji coba Prancis vs Pantai Gading jelang Piala Dunia 2026 menyimpan cerita unik. Pertandingan ini berpeluang mempertemukan dua bersaudara, Desire Doue dan Guela Doue. Sang kakak Guela Doue memperkuat Pantai Gading, adiknya Desire Doue membela Prancis.
Meski lahir dan besar di Prancis, akar keluarga Pantai Gading membuat pilihan internasional berbeda. Pertemuan di lapangan akan menjadi momen langka bagi kedua kakak-adik di level internasional. Laga ini bukan sekadar duel biasa, melainkan kisah emosional dua saudara berjuang demi negara pilihan masing-masing.
Desire Doue kini disebut sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa. Gelandang serang dan winger berusia 21 tahun ini memulai kariernya di Rennes sebelum pindah ke Paris Saint-Germain pada 2024. Bersama PSG, ia telah tampil dalam 54 laga dan mencetak 13 gol hingga Mei 2026.
Prestasinya membuatnya mendapat panggilan ke Timnas Prancis senior sejak 2025. Hingga kini, Desire telah mengoleksi enam caps dan menyumbang dua gol untuk Les Bleus. “Setiap penampilan di level internasional adalah kesempatan membuktikan diri,” ujarnya.
Sementara itu, Guela Doue, 23 tahun, dikenal sebagai pemain serbabisa: bisa bermain sebagai bek kanan, bek tengah, maupun gelandang bertahan. Setelah menimba ilmu di akademi Rennes, ia bergabung dengan Strasbourg pada 2024 dan menjadi pilar lini belakang klub Ligue 1 tersebut.
Di level internasional, Guela memilih Pantai Gading, menjadi bagian dari generasi baru Les Éléphants. Hingga Maret 2026, ia telah mencatat 19 penampilan dan dua gol untuk tim nasional. Keputusannya menunjukkan identitas dan kebanggaan akan warisan keluarga.
Momen kedua saudara ini bertemu di lapangan tentu emosional. Bagi keluarga Doue, ada kebanggaan melihat kedua putra bersinar, tetapi hanya satu yang bisa merayakan kemenangan. Melawan saudara sendiri di level internasional tentu pengalaman langka.
Meski laga ini hanya uji coba, duel kakak-adik ini menjadi salah satu cerita paling hangat menjelang Piala Dunia 2026. Bagi publik, ini bukan sekadar pertandingan; ini kisah keluarga yang menambah warna persiapan menuju turnamen terbesar dunia.





