Noel Pernah Ingatkan Prabowo soal Ancaman Reformasi Jilid 2

jpnn.com
4 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer atau Noel melontarkan peringatan kepada Presiden Prabowo Subianto terkait potensi meningkatnya eskalasi politik dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Noel, saat ini telah terbangun konsolidasi berbagai elemen masyarakat yang disebutnya siap bergerak apabila muncul pemicu tertentu.

BACA JUGA: Kalimat Ini Ditujukan Noel untuk Presiden Prabowo

Pernyataan itu disampaikan Noel seusai menjalani sidang putusan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Kamis (4/6).

Noel mengaku melihat adanya penggalangan kekuatan yang melibatkan mahasiswa, buruh, hingga kelompok masyarakat sipil.

BACA JUGA: Sah, Presiden Prabowo Sudah Tanda Tangani Surat Pemberhentian Silmy Karim

"Saya coba ingatkan Pak Prabowo, dalam bulan Juni-Juli ini akan ada peristiwa besar. Ada eskalasi politik yang ujungnya menggulingkan pemerintahan Prabowo. Konsolidasi ini sudah selesai dan sudah matang," kata Noel.

Dia menyebut konsolidasi tersebut mencakup kalangan mahasiswa, buruh, serta berbagai organisasi masyarakat sipil.

BACA JUGA: Hakim Sebut Kasus Gratifikasi Eks Wamenaker Noel Tunjukkan Degradasi Moral dan Integritas

Menurut Noel, situasi itu berpotensi berkembang menjadi gerakan besar apabila pemerintah tidak mampu membaca dinamika yang terjadi di tengah masyarakat.

Bahkan, dia menyinggung kemungkinan munculnya gelombang protes yang menyerupai peristiwa Reformasi 1998.

"'98 jilid 2 bisa terjadi tidak lama lagi jika Pak Prabowo tidak peka terhadap situasi ini," ujarnya.

Noel menilai faktor ekonomi menjadi salah satu pemicu utama yang dapat memengaruhi kondisi sosial dan politik nasional.

Dia menyoroti pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat serta pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang dinilainya menjadi sinyal adanya tekanan ekonomi.

"Kita sudah lihat dolar semakin tinggi, IHSG juga babak belur. Itu salah satu indikator bahwa ke depan bisa muncul gejolak sosial yang berawal dari gejolak ekonomi," tuturnya.

Untuk mengantisipasi kondisi tersebut, Noel menyarankan Prabowo memperkuat dukungan dari kelompok dan kekuatan politik yang dinilainya memiliki loyalitas tinggi.

Dia menyebut PDI Perjuangan (PDIP) dan kelompok yang dipimpin Habib Rizieq Shihab sebagai kekuatan yang memiliki basis loyalitas yang kuat.

"Pak Prabowo harus mencari kawan yang strategis dan loyal. PDIP punya loyalitas ideologis, sementara barisan Habib Rizieq juga memiliki loyalitas kepemimpinan yang kuat," katanya.

Noel juga mengingatkan agar Presiden tidak terlalu bergantung kepada pihak-pihak yang hanya berorientasi pada jabatan maupun kepentingan materi.

"Jangan cari partai yang ke sana ke mari dan jangan cari kawan yang orientasinya hanya jabatan dan uang. Kasihan, Pak Prabowo, karena orientasi kerakyatannya menurut saya sudah luar biasa," ujar Noel. (mcr8/jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Daftar 26 Pemain Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026


Redaktur : Rah Mahatma Sakti
Reporter : Kenny Kurnia Putra


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mensesneg: Prabowo Siapkan Jabatan untuk Said Iqbal di Pemerintahan
• 6 jam lalukatadata.co.id
thumb
BEI Gencar Rayu Investor Global Demi Pulihkan Pasar Modal RI
• 15 jam lalubisnis.com
thumb
Kronologi Pria di Bangkalan Tewas Dibacok Kakak Ipar, Korban Sempat Jabat Tangan Pelaku
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Ketika Malam Menjadi Satu-satunya Waktu untuk Diri Sendiri
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Segmen EV Jadi Penopang saat Industri Otomotif Lesu, MUF Catat Pembiayaan Kendaraan Listrik Naik Signifikan
• 18 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.