Dealer Berguguran, Intip Kinerja Penjualan Mobil Daihatsu

bisnis.com
2 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Produsen otomotif asal Jepang, Daihatsu, mencatatkan penyusutan jumlah jaringan distribusinya di Indonesia setelah salah satu mitra dealer memutuskan menghentikan kerja sama dan menutup sejumlah outlet di berbagai daerah.

Penyesuaian jaringan tersebut dilakukan oleh Asco Automotive yang menutup 11 dealer Daihatsu di sejumlah wilayah, mulai dari Jakarta, Bekasi hingga beberapa kota di Jawa Timur.

Melalui pengumuman yang sempat diunggah di media sosial, Asco Automotive mengumumkan bahwa kerja sama dengan Daihatsu berakhir per 1 Juni 2026. Namun, informasi tersebut kini tidak lagi ditemukan pada akun resminya.

Sebagai informasi, Asco Automotive merupakan perusahaan yang telah beroperasi sejak 1989 dan menjadi mitra penjualan bagi sejumlah merek kendaraan, antara lain Daihatsu, Isuzu, Peugeot, dan UD Trucks.

Menanggapi hal tersebut, Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono menegaskan bahwa Daihatsu tetap berkomitmen menjaga kualitas layanan kepada konsumen di seluruh Indonesia.

"Terkait dengan adanya penutupan salah satu [mitra] dealer Daihatsu, pada dasarnya kami menghargai setiap keputusan yang telah diambil oleh pihak dealer sebagai bagian dari dinamika bisnis yang terjadi," ujar Tri kepada Bisnis, Jumat (5/6/2026).

Baca Juga

  • Ekspor Mobil Buatan RI Naik 10%, Toyota Naik Tipis Daihatsu Melesat 33,4%
  • Andalkan Sigra dan Gran Max, Daihatsu Pimpin Pasar Kendaraan Harga di Bawah Rp300 Juta

Selain itu, perusahaan memastikan pelanggan yang sebelumnya dilayani jaringan dealer tersebut tetap dapat mengakses layanan melalui dealer resmi Daihatsu lainnya tanpa mengurangi standar pelayanan yang diberikan.

Di tengah perubahan jaringan distribusi tersebut, performa penjualan Daihatsu sepanjang Januari–April 2026 cenderung stagnan. Berdasarkan data Gaikindo, penjualan ritel Daihatsu mencapai 46.953 unit atau hanya naik 0,5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Meski demikian, kinerja penjualan mulai menunjukkan perbaikan pada Mei 2026. Penjualan ritel Daihatsu tercatat mencapai 12.531 unit atau meningkat 25% secara tahunan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pada segmen kendaraan penumpang, penjualan Daihatsu Januari–Mei 2026 terutama ditopang oleh model low cost green car (LCGC) Sigra dan Ayla yang membukukan penjualan gabungan 17.893 unit atau berkontribusi sekitar 30% terhadap total penjualan merek tersebut.

Selain itu, Terios mencatat penjualan sebanyak 6.063 unit dengan kontribusi sekitar 10%. Sementara model lain seperti Xenia, Rocky, Sirion, dan Luxio secara kumulatif menyumbang sekitar 5.000 unit atau setara 9% dari total penjualan.

Adapun pada segmen kendaraan niaga, Gran Max masih menjadi kontributor terbesar bagi Daihatsu. Model tersebut mencatatkan penjualan gabungan 30.454 unit, terdiri atas Gran Max Pick Up sebanyak 20.294 unit dengan kontribusi 34%, serta Gran Max Mini Bus sebanyak 10.160 unit atau berkontribusi sekitar 17%.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Huni Rumah Bambu Sejak 1984, Warga Bantul Akhirnya Dapat Program Bedah Rumah dari Dua Menteri
• 8 jam lalumatamata.com
thumb
4 Jam Api Berkobar di Johar Baru Jakpus, 31 Rumah Hangus Terbakar
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Asta Cita dalam Secangkir Kopi
• 17 jam lalukumparan.com
thumb
Mensos: Tak Ada Zona Aman untuk Korupsi, Pensiun Pun Bisa Dimintai Pertanggungjawaban
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Munafri Matangkan Formula TPP ASN Makassar
• 22 jam lalucelebesmedia.id
Berhasil disimpan.