Mitra SPPG di Lombok Tengah bentuk forum untuk tangani stunting

antaranews.com
2 jam lalu
Cover Berita
Jakarta (ANTARA) - Mitra Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Praya Timur, Lombok Tengah, membentuk forum dan gerakan bersama "Praya Timur Bebas Stunting" untuk menangani stunting mulai dari akar rumput.

Peluncuran Forum Mitra SPPG Praya Timur dilakukan oleh Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi NTB Sinta M Iqbal bersama Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Nusa Tenggara Barat, pemerintah daerah terkait, dan berbagai unsur mitra pembangunan.

"Keberhasilan program ini tidak hanya diukur dari jumlah makanan yang dibagikan, tetapi juga dari perubahan kondisi kesehatan dan status gizi masyarakat yang menerima manfaat. Oleh karena itu, kolaborasi seluruh pihak menjadi sangat penting," ujar Sinta dalam keterangan resmi di Jakarta, Jumat.

Menurutnya, ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD (3B) merupakan kelompok prioritas yang harus mendapatkan perhatian bersama karena berada pada periode penting 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), yang sangat menentukan kualitas tumbuh kembang anak di masa depan.

"Stunting bukan sekadar persoalan kurang gizi, tetapi persoalan kualitas generasi masa depan yang harus ditangani secara bersama-sama," ucap Sinta.

Baca juga: Ahli Gizi: Penekanan MBG 3B langkah strategis cegah stunting

Sementara itu, Ketua Forum Mitra SPPG Kecamatan Praya Timur Lalu Suparlan menjelaskan bahwa forum ini dibentuk sebagai wadah gotong royong berbagai pihak untuk membantu menyelesaikan persoalan kesehatan dan sosial di tengah masyarakat. Kehadiran Forum Mitra SPPG diharapkan dapat memperkuat pelayanan kepada keluarga yang membutuhkan sekaligus menjadi bagian dari gerakan orang tua asuh dalam pencegahan stunting.

"Kami ingin para mitra tidak hanya hadir sebagai pendukung program, tetapi menjadi bagian dari solusi. Semangat orang tua asuh inilah yang ingin kami bangun, yaitu kepedulian bersama terhadap tumbuh kembang anak-anak dan kesehatan keluarga," ujar Lalu.

Data Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Provinsi NTB menunjukkan, sasaran penerima manfaat MBG 3B di Kecamatan Praya Timur mencapai 6.239 orang, terdiri dari 768 ibu hamil, 1.538 ibu menyusui, dan 3.933 balita. Besarnya jumlah sasaran tersebut menjadi alasan pentingnya keterlibatan berbagai pihak dalam memastikan pemenuhan gizi keluarga berjalan optimal.

Melalui Forum Mitra SPPG, kolaborasi antara pemerintah, PKK, Tim Pendamping Keluarga, kader Posyandu, tenaga kesehatan, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan berbagai mitra pembangunan terus diperkuat. Distribusi makanan bergizi tidak hanya dimaknai sebagai pemberian bantuan, tetapi juga menjadi sarana edukasi kepada keluarga mengenai pentingnya gizi seimbang, pemeriksaan kesehatan, pemberian ASI, imunisasi, dan pemantauan tumbuh kembang anak.

Baca juga: BKKBN Maluku kawal MBG tepat sasaran cegah stunting di Seram Barat

Gerakan Praya Timur Bebas Stunting diharapkan menjadi model kolaborasi yang mampu membangun kepedulian sosial masyarakat sekaligus memperkuat upaya pencegahan stunting, sebagaimana semangat yang terus didorong Kemendukbangga melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting) dan MBG 3B, upaya membangun generasi unggul dimulai dari keluarga yang sehat, anak yang terpenuhi gizinya, dan masyarakat yang peduli terhadap sesama.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Istana Beri Sinyal Said Iqbal akan Masuk Kabinet, Jabat Apa? Ini Kata Mensesneg
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Harga Sudah Jatuh, Valuasi Saham Konglo Masih Mahal?
• 7 jam laluidxchannel.com
thumb
Mendagri dan Menteri PKP Tinjau Program Bedah Rumah di Bantul
• 13 jam lalurepublika.co.id
thumb
Pemerintah Serahkan 112 DIM RUU Polri ke Komisi III DPR
• 18 jam lalurctiplus.com
thumb
Sejarah Baru Kemenag, 15 Perempuan Dilantik Jadi Kepala KUA
• 11 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.