KOMPAS.TV - Nilai tukar rupiah kembali melemah pada awal perdagangan Jumat pagi. Berdasarkan data Bloomberg di pasar spot exchange, rupiah dibuka pada level Rp18.064 per dolar Amerika Serikat pada pukul 09.05 WIB.
Posisi tersebut lebih rendah dibanding penutupan perdagangan sehari sebelumnya yang berada di level Rp18.039 per dolar AS. Pelemahan ini memperpanjang tren tekanan terhadap rupiah yang dalam dua bulan terakhir terus bergerak menuju level terendah baru.
Data pergerakan kurs menunjukkan sejak Kamis hingga Jumat pagi, rupiah masih bertahan di kisaran Rp18.000 per dolar AS. Kondisi ini terjadi di tengah gejolak pasar keuangan domestik yang dibarengi dengan keluarnya arus modal asing dari Indonesia.
Mengutip data Direktorat Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan serta Bursa Efek Indonesia yang diberitakan Kompas.id, total arus modal asing yang keluar dari pasar keuangan domestik sepanjang Januari hingga Mei 2026 mencapai Rp69,5 triliun.
Arus keluar modal tersebut menjadi salah satu faktor yang turut menekan nilai tukar rupiah di tengah meningkatnya ketidakpastian pasar keuangan global dan domestik.
#Rupiah #DolarAS #NilaiTukar
Baca Juga: Rupiah Tembus Rp18.000, Warga Berbondong-bondong ke Money Changer | KOMPAS SIANG
Penulis : Aisha-Amalia-Putri
Sumber : Kompas TV
- Rupiah
- DolarAS
- NilaiTukar



