Duduk Perkara Ibu Hamil Ditendang Preman di Medan

kumparan.com
9 jam lalu
Cover Berita

Beredar video memperlihatkan pasangan suami istri dianiaya dua preman di Jalan Baru, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan, pada Rabu (3/6) sekitar pukul 18.30 WIB.

Dalam video itu, tampak pasangan suami istri tersebut yang tengah mengendarai sepeda motor dihentikan oleh pelaku. Tanpa alasan yang jelas, salah satu pelaku menendang istri korban, Mulana Kartina Nainggolan (31), yang tengah hamil muda. Sementara suaminya ditampar dan dianiaya berkali-kali.

Bahkan, salah satu pelaku tampak mengeluarkan senjata api mirip pistol. Ia terlihat mengarahkan senjata itu ke pasutri tersebut.

Pelaku Ditangkap

Kanit Jaga Cegah Sigap (JCS) Polrestabes Medan, Iptu Ramadhani Bimo Setiadi, membenarkan insiden itu. Pelaku berinisial Z dan J diamankan di sebuah bengkel di sekitar lokasi kejadian pada Rabu (3/6) malam.

"Opsnal Unit Resmob Sat Reskrim Polrestabes Medan mendapatkan informasi bahwa terduga pelaku penganiayaan berinisial Z dan J sedang berada di bengkel di Jalan Baru Pasar 7, Medan Tembung. Kemudian pada Rabu sekitar pukul 23.00 WIB, Tim JCS Polrestabes beserta Tim Opsnal Resmob Polrestabes Medan berhasil mengamankan terduga pelaku," kata Bimo dalam keterangannya, Kamis (4/6).

Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatan penganiayaan terhadap pasangan suami istri tersebut. Kini mereka mendekam di tahanan Polrestabes Medan.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 262 juncto Pasal 466 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait tindak pidana pengeroyokan atau kekerasan secara bersama-sama terhadap orang atau barang. Keduanya terancam hukuman 5 tahun penjara.

Alasan Menganiaya

Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, mengatakan kedua pelaku merasa kesal karena korban berhenti di depan terowongan rel sehingga membuat macet kendaraan yang melintas.

Korban tak mau melintasi terowongan karena di sana sedang terjadi tawuran.

"Jadi pada saat itu di terowongan terjadi tawuran. Karena di situ tawuran macet kendaraan. Jadi kedua pelaku ini di situ sebagai pengatur jalan atau yang biasa kita kenal nama Pak Ogah. Jadi dia ini mau melancarkan arus lalu lintas ini pada awalnya. Kemudian ada lewat sepasang suami-istri ini yang mana mereka ini adalah korban penganiayaan dari dua orang pelaku atau Pak Ogah ini," kata Adrian saat ditemui di kantornya, Kamis (4/6).

Kedua pelaku kemudian melakukan penganiayaan tersebut.

"Di situ dari si pelaku menyampaikan kepada si korban 'lewat-lewat, mau, kau bikin macet aja di sini', katanya. Cuma dari si korban mengatakan 'Maaf Pak, saya takut maju karena posisi saya sekarang lagi hamil'. Kemudian di situ terjadi cekcok antara pelaku dan korban," sambung Adrian.

Lalu, korban wanita hamil itu mengeluarkan handphone dan sontak pelaku takut akan diviralkan. Kemudian pelaku Julpikar menendang perut wanita hamil tersebut.

Sedangkan pelaku lainnya bernama Zulyarham memukul wajah suaminya.

"Jadi si pelaku merasa karena takut dia diviralkan, akhirnya dia melakukan penendangan, menendang kepada korban wanita. Kemudian, pelaku satu lagi menghampiri si suami korban dan melakukan penganiayaan dan pemukulan ke kepala," ujar Adrian.

Adrian mengatakan kedua pelaku merupakan saudara kandung. Pelaku Julpikar yang menendang wanita itu mengambil senjata air gun di bengkelnya untuk menakut-nakuti korban.

"Untuk pelaku pertama yang menendang si wanita itu berangkat pergi sebentar ke bengkelnya mengambil senjata air gun tadi. Mengambil senjata air gun, ditujukan kepada si korban tadi untuk menakut-nakuti korban agar segera pergi dari lokasi," ucap Adrian.

Pihak kepolisian masih mendalami asal senjata air gun yang dimiliki oleh pelaku.

Korban Periksa ke RS

Korban yang tengah hamil tersebut telah memeriksakan kondisi kesehatannya ke rumah sakit usai mengalami penganiayaan.

Mulana mengaku, setelah diperiksa dengan USG (Ultrasonografi) di Rumah Sakit dr. Pirngadi Medan, kondisi bayi di dalam kandungannya sehat. Bayi dalam kandungannya itu berusia tujuh minggu.

Ia sangat bersyukur atas hasil USG tersebut walaupun perutnya ditendang oleh preman itu.

"Puji Tuhan juga tadi hasil USG-nya kandungan saya itu puji Tuhan sehat," kata Mulana saat ditemui di Polrestabes Medan, Kamis (4/6).

Mulana mengatakan, dirinya masih trauma akan kejadian yang menimpanya.

"Sekarang ini saya tidak bisa lagi nangis. Cuma sudah di pikiran saya ini sudah lelah sekali. Dua hari ini kurang istirahat," ujar Mulana.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mantan Artis Fabiola Rayu Korban Scammer Lewat VC, Meja Rias Jadi Bukti
• 8 jam laludetik.com
thumb
IHSG Sudah Jatuh 32%, Bos BEI Minta Investor Rasional!
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Kebakaran Gunung Rinjani Berhasil Dipadamkan, BNPB Sebut Kondisi Lokasi Kini Aman dan Kondusif
• 19 jam lalupantau.com
thumb
MAN 2 Kota Malang Tembus Program Garuda Transformasi 2026
• 7 jam laluberitajatim.com
thumb
Kejagung Usai Tahan Dadan cs: Tak Semua SPPG di RI Bermasalah
• 21 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.