Pengacara Ungkap Kondisi Sony Sonjaya Setelah Jadi Tersangka Korupsi Program MBG, Hmm..

jpnn.com
3 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Pengacara Sony Sonjaya, Krisna Murti mengungkap kondisi kliennya setelah ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus korupsi pada program Makan Bergizi Gratis (MBG).

"Ya, kondisinya, ya, pasti syok, lah, ya, kan," kata dia saat dihubungi awak media, Jumat (5/6).

BACA JUGA: Pengacara Ungkap Alasan Sony Sonjaya Jadi JC Kasus Korupsi Program MBG, Ternyata...

Diketahui, Sony berstatus tersangka di Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus jual beli dapur atau SPPG pada program MBG. 

Purnawirawan jenderal polisi itu menjadi tersangka tidak lama setelah dicopot dari posisi sebagai Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN).

BACA JUGA: Siap Jadi Justice Collaborator, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Bakal Seret Nama Besar

Menurut Krisna, syok yang dialami Sony karena langsung ditangkap Kejagung setelah dicopot dari posisi di BGN.

"Ketika dicopot, langsung ditangkap, ya, pasti syok, lah. Kondisinya dalam keadaan masih syok beliau semalam," katanya. 

BACA JUGA: Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya Bantah Kabar OTT oleh Kejaksaan Agung

Krisna sendiri menyebut Sony sudah menuangkan keinginan menjadi justice collaborator (JC) dalam kasus korupsi pada program MBG. 

Dia melanjutkan keinginan menjadi JC disampaikan Sony ketika menjalani pemeriksaan oleh penyidik Kejagung pada Kamis (4/6) malam.

"Beliau sampaikan sendiri kepada penyidik, lalu saya akan bersurat ke Jampidsus terkait permohonan Pak Sony untuk JC," lanjutnya.

Krisna mengatakan Sony mengaku disudutkan pihak tertentu dalam praktik lancung jual beli dapur pada program MBG, sehingga mengajukan menjadi JC.

"Artinya bahwa selama ini dia dipojokkan bahwa dia itu yang menjual titik-titik dapur, dia yang menjual," katanya.

Krisna mengatakan Sony hanya dalam tekanan, karena ada atensi dari nama besar dalam praktik jual beli titik dapur.

"Beliau dalam tekanan, ada atensi begitu, lo," kata Krisna. (ast/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ssst, Kombes Sony Sonjaya Ungkap Fakta Kasus Korupsi Beasiswa Rp 22,3 Miliar di Aceh


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Belanja Subsidi dan Kompensasi Pemerintah Rp203,7 Triliun, BBM dan LPG Terbanyak
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Tata Kelola yang Kuat Hadirkan Layanan Ketenagakerjaan yang Lebih Baik
• 22 jam lalurealita.co
thumb
SAR Angkat Pendaki Ilegal yang Cedera dalam Jurang Gunung Semeru
• 2 jam lalukompas.id
thumb
MAN 2 Kota Malang Tembus Program Garuda Transformasi 2026
• 10 jam laluberitajatim.com
thumb
OJK Terus Monitor Dampak dari Rebalancing MSCI dan FTSE Russell
• 3 jam laluwartaekonomi.co.id
Berhasil disimpan.