Moge hingga Porsche Diangkut KPK dari Rumah Silmy Karim

viva.co.id
2 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengangkut motor gede (moge) hingga mobil mewah dari rumah eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas), Silmy Karim. 

Dua moge Harley Davidson dan satu Ducati serta dua unit mobil Porsche diangkut keluar dari rumah tersebut pada Jumat, 5 Juni 2026 malam usai penyidik KPK melakukan penggeledahan selama lima jam.

Baca Juga :
Geledah Rumah Silmy Karim, KPK Yakin Bakal Dapat Bukti Tambahan
KPK Geledah Rumah Silmy Karim!

Moge dan sepeda tampak diangkut dengan satu mobil derek. Selain itu, tampak pula keluar satu mobil derek lainnya, tetapi tidak diketahui pasti barang yang diangkut karena ditutupi kain.

"Pascakemarin KPK menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam penyidikan perkara ini, hari ini tim langsung melakukan penggeledahan di rumah salah satu tersangka, yaitu SK,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo, Jumat, 5 Juni 2026.

KPK meyakini ada bukti tambahan dari penggeledahan tersebut.

KPK mengangkut motor hingga mobil dari kediaman eks Wamenaker Imipas Silmy Karim
Photo :
  • ANTARA/Fath Putra Mulya

“KPK meyakini dalam penggeledahan ini ada bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap perkara ini menjadi terang,” tutur dia.

Sementara itu, pihak kuasa hukum Silmy mengaku menghormati proses yang berjalan, sepanjang dilakukan sesuai ketentuan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana.

Sebelumnya, Silmy bersama tujuh pejabat di lingkungan Imigrasi ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan pemerasan pengurusan keimigrasian warga negara asing.

KPK menduga Silmy menerima uang hasil pemerasan sejak menjabat Direktur Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia periode Januari 2023 hingga Oktober 2024.

Kasus tersebut terjadi selama periode tahun 2022 hingga 2026.

Menurut komisi antirasuah, kasus dugaan pemerasan ini bermula dari penanganan kasus Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA) Kementerian Tenaga Kerja yang sudah ditangani oleh KPK sejak 2025.

"Jadi kegiatan penyelidikan tertutup ini bermula dari tindak lanjut terkait kasus rencana penggunaan tenaga kerja asing di Kementerian Ketenagakerjaan yang sudah ditangani oleh penyidik KPK pada 2025," kata Ketua KPK Setyo Budiyanto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Kamis, 4 Juni 2026. (Ant)

Baca Juga :
KPK: Sidang Ekstradisi Buron Paulus Tannos Dilanjutkan Agustus 2026
Vonis 11 Terdakwa Kasus Pemerasan Sertifikat K3: Dari 1,5 sampai 6,5 Tahun!
Cegah Korupsi di Program MBG, Prabowo Bakal Tambah Anggaran KPK hingga Kejagung

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pengacara Ungkap Kondisi Sony Sonjaya Setelah Jadi Tersangka Korupsi Program MBG, Hmm..
• 6 jam lalujpnn.com
thumb
Persib Main di 4 Kompetisi Musim Depan, Manajemen Maung Bandung Kirim Sinyal Bakal Jorjoran dan Gemukkan Skuad di Bursa Transfer
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Geger! Pemandu Wisata Ditemukan Meninggal dalam Mobil di Pinggir Jalan Gianyar
• 7 jam lalukompas.tv
thumb
Diangkat dari Cerita Viral, Serial Samuel Gelar Gala Premiere Hingga Siap Tayang Perdana Pekan Depan
• 30 menit lalutvonenews.com
thumb
Hari Lingkungan Hidup: Saat Bumi Mengirim Tagihan Ekonomi
• 10 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.