Jakarta Bidik Pengguna Transum Lampaui 30%, Sektor Swasta Diminta Partisipasi

bisnis.com
19 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengapresiasi langkah PT Astra International Tbk. (ASII) yang mendorong karyawannya menggunakan transportasi umum. Dukungan sektor swasta dinilai penting untuk meningkatkan jumlah pengguna angkutan massal sekaligus mengurangi kemacetan di Jakarta.

Gubernur Jakarta Pramono Anung mengatakan perusahaan dengan jumlah karyawan besar memiliki peran strategis dalam mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke transportasi umum.

Menurutnya, tingkat konektivitas transportasi publik di Jakarta saat ini telah mencapai lebih dari 93%. Namun, tingkat penggunaan transportasi umum secara rutin masih berada di bawah 30% dari total mobilitas masyarakat.

Pramono menargetkan porsi pengguna transportasi umum dapat melampaui 30% pada tahun depan. Dia meyakini peningkatan penggunaan angkutan massal akan berdampak pada penurunan kemacetan di Ibu Kota.

"Kalau bisa tahun depan sudah di atas 30% sehingga dengan begini pasti secara signifikan akan mengurangi kemacetan yang ada di Jakarta karena orang bersedia beralih habitnya, kebiasaannya, budayanya dari menggunakan kendaraan pribadi menjadi transportasi umum," ujar Pramono di Menara Astra, Jumat (5/6/2026).

Dia menjelaskan jaringan transportasi publik Jakarta kini makin terintegrasi melalui berbagai moda, seperti Transjakarta, MRT Jakarta, dan LRT. Selain itu, layanan juga telah terhubung dengan kawasan penyangga, termasuk Cikarang dan Bandara Soekarno-Hatta.

Baca Juga

  • Arus Kontainer Dorong Ekspansi Terminal Peti Kemas
  • Kemenhub Segera Terbitkan Tarif Batas Atas Baru untuk Tiket Pesawat, Skema Lebih Fleksibel
  • Lion Parcel Luncurkan MINIPACK, Ongkir Paket di Bawah 300 Gram Jauh Lebih Murah

Menurut Pramono, ketersediaan pilihan moda yang makin beragam diharapkan dapat menarik lebih banyak masyarakat untuk meninggalkan kendaraan pribadi. Saat ini, sekitar 4 juta orang tercatat melakukan perjalanan menuju Jakarta setiap hari menggunakan kendaraan pribadi.

Dia berharap inisiatif yang dijalankan Astra dapat diikuti perusahaan lain untuk mendorong karyawan memanfaatkan transportasi umum, khususnya saat berangkat dan pulang kerja.

Sementara itu, Presiden Direktur PT Astra International Tbk. Rudy mengatakan perusahaan menjalankan program "Insan Astra Ayo Naik Transum Jakarta" sebagai bagian dari dukungan terhadap upaya peningkatan penggunaan transportasi publik.

Menurut Rudy, program tersebut juga ditujukan untuk memperkuat kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah dalam mendukung pengembangan mobilitas perkotaan yang lebih berkelanjutan.

"Kami berharap kolaborasi program ini dapat memberikan manfaat yang lebih luas sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa,” ujarnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Temuan di China Ubah Sejarah Panjang Peradaban Manusia
• 21 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Bahlil Kembali Tegaskan BBM-LPG Subsidi Tak Naik hingga Akhir 2026
• 2 jam lalukompas.tv
thumb
Pakar Energi UI: Jakarta Perlu Virtual Power Plant untuk Jaga Keandalan Listrik
• 42 menit laluwartaekonomi.co.id
thumb
Menjadikan Sekolah Benteng Pertahanan Krisis Iklim
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Sidang Suap Impor PT Blueray: Saksi Mengaku Diminta Catat Kode-kode Misterius
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.