jakarta.jpnn.com - Menko KumHAM Imipas Yusril Ihza Mahendra mengatakan Presiden Prabowo Subianto memantau kasus dugaan korupsi di sektor Imigrasi yang sedang ditangani KPK.
Yusril menjelaskan Prabowo juga memantau kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN) yang saat ini ditangani Kejaksaan Agung.
BACA JUGA: Dasco Sebut Keputusan Prabowo Tunjuk Nanik S Deyang Gantikan Dadan Hindayana Tepat
Yusril mengaku sempat bertemu Presiden Prabowo di Sentul, Jawa Barat.
Menurut Yusril, pertemuannya dengan Prabowo berlangsung sebentar.
BACA JUGA: Relasi Ungkap Strategi Prabowo–Gibran: Pendidikan, Gizi, dan Ekonomi Jadi Prioritas
"Saya tidak sempat melaporkan secara detail kasus korupsi di sektor Imigrasi ini," ucap Yusril, Jumat (5/6).
Yusril meyakini Kejagung maupun KPK sudah memublikasikan masalah itu seluas-luasnya.
BACA JUGA: Sapi Kurban Prabowo dari APBN, DPR Anggap Bukan Hal Baru
Dengan demikian, Presiden Prabowo mendapatkan informasi yang cukup.
Menurut dia, apabila kasus korupsi ditangani Kejagung, biasanya lembaga tersebut sudah memberikan informasi secara langsung kepada Presiden.
Namun, jika yang menangani KPK, lembaga antirasuah itu tidak memiliki kewajiban memberi tahu atau melaporkannya kepada Presiden.
Yusril meyakini KPK sudah menjalankan tugas dalam memberantas korupsi sebagaimana mestinya menurut undang-undang.
"Presiden tentu punya mata, punya telinga yang akan memantau setiap kejadian yang terjadi di negara ini," ungkapnya. (ant)
Redaktur & Reporter : Ragil




