JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah pribadi eks Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya III, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
Berdasarkan pantauan Kompas.com pukul 13.40 WIB, sejumlah personel Brimob bersenjata lengkap berjaga di pintu masuk rumah maupun di sepanjang jalan di depan kediaman Silmy.
Mereka mengenakan perlengkapan taktis lengkap, mulai dari helm, rompi antipeluru, hingga senjata laras panjang.
Kehadiran aparat membuat akses keluar-masuk rumah terpantau ketat selama proses penggeledahan berlangsung.
Baca juga: Deretan Barang Mewah yang Disita dari Rumah Silmy Karim: Mobil Sport, Motor Harley, hingga Perhiasan
Di dalam area rumah yang berpagar hitam dengan tinggi kurang lebih dua meter tersebut, beberapa kendaraan tampak terparkir.
Sementara itu, sejumlah mobil Innova hitam yang membawa penyidik dan petugas pendukung silih berganti masuk ke kompleks rumah.
Sejumlah jurnalis dan warga tampak menunggu di sekitar lokasi untuk memantau jalannya penggeledahan.
Beberapa kali petugas keamanan meminta awak media tetap berada di luar area rumah demi proses penggeledahan berlangsung kondusif.
Baca juga: KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, hingga Sepeda dari Rumah Silmy Karim
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengatakan, penyidik meyakini ada bukti-bukti tambahan sehingga lembaga antirasuah itu menggeledah rumah Silmy.
“KPK meyakini, dalam penggeledahan ini ada bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap perkara ini menjadi terang,” kata Budi.
Kedatangan mobil towing
Sekitar pukul 18.13 WIB, perhatian awak media dan warga yang sejak siang menunggu di luar rumah langsung tertuju ke arah jalan ketika dua unit mobil towing berwarna putih datang secara beriringan menuju lokasi penggeledahan.
Kedatangan kendaraan pengangkut itu memunculkan spekulasi bahwa penyidik KPK akan membawa barang-barang tertentu dari dalam rumah.
Apalagi, beberapa saat sebelumnya sudah terlihat satu mobil towing lain yang telah mengangkut dua unit motor gede (moge).
Saat dua mobil towing tersebut tiba di depan gerbang, personel Korps Brimob yang berjaga dengan perlengkapan lengkap segera bergerak mengamankan area.