JAKARTA, DISWAY.ID – Amerika – Iran kembali saling serang pada Sabtu 6 Juni pagi yang membuat negara kawasan khususnya Kuwait dan Bahrain menjadi sasaran rudal.
Hal ini tak lepas dari peran Kuwait dan Bahrain yang dijadikan pangkalan udara Amerika dalam penyerangan ke Iran dalam beberapa bulan terkahir.
Kembalinya salaing balas serangan Amerika – Iran ini membuat meningkatkan peningkatan ketegangan terbaru yang mengancam gencatan senjata dalam perang Timur Tengah.
Militer Amerika mengatakan telah menembak jatuh empat drone Iran yang diluncurkan ke arah Selat Hormuz dan menyerang situs radar pengawasan pantai sebagai balasan.
BACA JUGA:BREAKING: Kuwait Memanas, Iran Klaim Hantam Pangkalan Udara AS
Iran kemudian membalas beberapa jam kemudian, dengan mengatakan telah menargetkan pangkalan Amerika di wilayah tersebut, termasuk di Kuwait serta Bahrain.
Akibat serangan ini Kuwait dan Bahrain langsung mengeluarkan peringatan agar warga bersiap akan serangan yang dilakukan oleh Iran.
Ini adalah serangan balasan terbaru dalam serangkaian serangan yang mengancam gencatan senjata dan merusak upaya untuk mencapai kesepakatan untuk memperpanjang gencatan senjata.
Centcom yang merupakan Komando Pusat Amerika mengatakan pada Sabtu pagi bahwa drone serang Iran menimbulkan ancaman langsung terhadap lalu lintas maritim regional.
Sedangkan sementara serangan terhadap instalasi radar bertujuan untuk bertahan terhadap serangan lebih lanjut.
BACA JUGA:Perdamaian Iran dan Amerika Serikat Makin Dekat, Selat Hormuz Sepakat Dikendalikan Siapa?
Militer Amerika segara memberlakukan blokade terhadap pelabuhan Iran sebagai tanggapan atas cengkeraman Teheran di selat tersebut, di mana koridor penting untuk pengiriman minyak dan gas alam global yang telah menyebabkan harga energi melonjak.
Beberapa jam kemudian, Garda Revolusi Iran mengatakan mereka menargetkan pangkalan musuh di Teluk, setelah serangan Amaerika di Sirik dan Pulau Qeshm.
Militer Kuwait mengatakan pada Sabtu pagi bahwa mereka menanggapi serangan rudal dan drone musuh beberapa hari setelah serangan di bandara internasional negara itu menewaskan satu orang dan melukai puluhan lainnya.
"Iran menembakkan tujuh rudal balistik ke arah Kuwait dan Bahrain, enam di antaranya dicegat dan yang ketujuh tidak mencapai targetnya," terang Centcom dilansir dari theguardian.com.
- 1
- 2
- 3
- »





