HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Sorotan kemenangan Timnas Indonesia atas Oman tak hanya soal tiga gol tanpa balas. Ada satu nama muda yang diam-diam mencuri perhatian publik di Gelora Bung Karno. Mathew Baker mencatat sejarah saat menjalani debut bersama Timnas Indonesia. Di usia 17 tahun, ia sukses mematahkan rekor yang sebelumnya dipegang Arkhan Kaka.
Kemenangan meyakinkan Timnas Indonesia atas Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jumat (5/6/2026), menghadirkan cerita menarik. Di tengah euforia kemenangan Garuda, muncul satu nama Mathew Baker. Siapa dia?
Bek muda yang baru berusia 17 tahun itu resmi menjadi pemain debutan termuda dalam sejarah Timnas Indonesia. Rekor tersebut tercipta saat pelatih John Herdman memberikan kesempatan kepada Baker untuk tampil pada babak kedua menggantikan Ragnar Oratmangoen.
Saat menjalani debut internasionalnya, Baker tercatat berusia 17 tahun 29 hari. Catatan itu membuatnya melampaui rekor sebelumnya yang dipegang Arkhan Kaka.
Arkhan Kaka mencatat debut bersama Timnas Indonesia pada ajang Piala AFF 2024 ketika berusia 17 tahun 3 bulan 7 hari. Kini, rekor tersebut resmi berpindah tangan kepada pemain muda yang berkarier di Australia itu.
Mathew Baker merupakan pesepak bola berdarah Indonesia-Australia. Ia lahir di Melbourne pada 13 Mei 2009 dari ayah berkewarganegaraan Australia dan ibu yang berasal dari Jakarta.
Karier sepak bolanya berkembang di Australia sejak usia dini. Sebelum bergabung dengan Melbourne City pada 2021, Baker lebih dulu menimba pengalaman bersama Malvern City pada periode 2016-2017 dan Box Hill United pada 2018-2021.
Kemampuan bermain di berbagai posisi menjadi salah satu nilai lebih yang dimiliki Baker. Ia bisa ditempatkan sebagai bek tengah, bek kiri, maupun gelandang bertahan.
Selain fleksibilitas posisinya, pemain dengan tinggi badan 172 sentimeter itu dikenal memiliki visi bermain yang baik, distribusi umpan akurat, serta ketenangan saat menguasai bola. Karakter bermain yang lugas membuatnya menjadi salah satu pemain muda yang terus dipantau perkembangannya.
Potensi besar Baker sudah terlihat sejak memperkuat kelompok usia Timnas Indonesia. Ia menjadi bagian penting dalam skuad Garuda Muda mulai dari level U-16 hingga U-20.
Namanya juga masuk dalam daftar pemain Timnas Indonesia U-19 yang dipersiapkan untuk Piala AFF U-19 2026. Namun, Baker dijadwalkan baru bergabung dengan tim asuhan Nova Arianto setelah agenda FIFA Matchday bersama tim senior berakhir.
Tak hanya bersinar di level tim nasional kelompok umur, Baker juga lebih dulu mencatatkan debut bersama tim utama Melbourne City. Momen tersebut terjadi di ajang Australia Cup 2025 ketika usianya masih 16 tahun.
Apresiasi Erick Thohir
Keberanian John Herdman memainkan pemain muda dalam laga melawan Oman turut mendapat apresiasi dari Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.
Menurut Erick, kesempatan yang diberikan kepada pemain muda menunjukkan komitmen pelatih dalam menjaga regenerasi skuad Garuda.
“Ya saya terus terang kembali yang saya sudah sampaikan, respek kepada Coach John Herdman yang berani memberikan kesempatan kepada pemain muda, yang sebelumnya waktu itu Dony, sekarang Matthew Baker. Dan benar-benar dimainkan gitu. Matthew Baker juga dimainkan,” kata Erick usai pertandingan.
Dalam laga tersebut, Dony Tri Pamungkas yang berusia 21 tahun masuk pada awal babak kedua menggantikan Justin Hubner. Sementara Baker mendapatkan kesempatan tampil menjelang akhir pertandingan dan langsung mencatatkan rekor baru.
Erick berharap langkah regenerasi yang dijalankan Herdman terus berlanjut sehingga pemain-pemain muda Indonesia memiliki jalur yang jelas menuju tim senior.
“Ya apresiasi penuh kepada Coach John dan ya mudah-mudahan di bawah Coach John regenerasi pemain terus bisa berlanjut dari U-19 bahkan yang lebih muda untuk dibawa ke level senior,” ujar Erick.
Dengan usia yang masih sangat muda dan kesempatan yang mulai terbuka di level tertinggi, Mathew Baker kini menjadi salah satu nama yang paling menarik untuk dipantau dalam perjalanan masa depan Timnas Indonesia. (*)





