Seoul: Kementerian Luar Negeri Korea Selatan pada Jumat, 5 Juni 2026 menyatakan harapannya agar Tiongkok memainkan peran yang “konstruktif” dalam menangani berbagai isu di Semenanjung Korea menjelang kunjungan Presiden Tiongkok Xi Jinping ke Korea Utara.
Sebelumnya pada hari yang sama, Korea Utara dan Tiongkok mengumumkan bahwa Xi akan melakukan kunjungan kenegaraan selama dua hari ke Korea Utara mulai Senin, 8 Juni atas undangan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.
Baca Juga :
Xi Jinping Akan Kunjungi Korea Utara untuk Pertama Kalinya sejak 2019Kementerian tersebut juga menyatakan bahwa Seoul terus menjaga komunikasi erat dengan pihak Tiongkok melalui saluran diplomatik terkait berbagai perkembangan yang berhubungan dengan Semenanjung Korea.
Pernyataan itu disampaikan di tengah perhatian terhadap kunjungan Xi ke Pyongyang yang akan menjadi lawatan kenegaraan pertamanya ke Korea Utara sejak 2019.
Media pemerintah Korea Utara (KCNA) juga mengonfirmasi undangan dan rencana kunjungan tersebut. Xi dan Kim terakhir kali bertemu pada September lalu ketika Kim menghadiri parade militer di Beijing untuk memperingati 80 tahun Hari Kemenangan Tiongkok.
Kunjungan mendatang akan menjadi lawatan pertama Xi ke Pyongyang sejak 2019. Saat itu, Xi melakukan kunjungan kenegaraan pertamanya ke Korea Utara sejak menjabat sebagai presiden Tiongkok pada 2012.
Kunjungan ini juga berlangsung setelah Xi menerima kunjungan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing pada bulan lalu.
Selain itu, perjalanan ke Korea Utara akan menjadi kunjungan luar negeri pertama Xi sepanjang tahun ini. Sebelumnya, Xi juga pernah mengunjungi Korea Utara pada 2008 saat masih menjabat sebagai wakil presiden Tiongkok.




