Bisnis.com, JAKARTA - Kebutuhan brand terhadap solusi pemasaran yang lebih terintegrasi kian meningkat.
Seiring berkembangnya platform digital dan semakin kompleksnya perjalanan konsumen, brand tidak lagi hanya membutuhkan kampanye yang mampu menciptakan awareness atau viralitas, tetapi juga menghasilkan dampak bisnis yang terukur.
Untuk itu diperlukan strategi khusus agar pemasaran suatu brand bisa meningkatkan lebih banyak konsumen.
Marcia Julia sebagai Chief Executive Officer (CEO) Eden yang baru saja merger dengan Wow Group mengatakan solusi komunikasi yang lebih menyeluruh dibutuhkan untuk memasarkan brand dengan lebih baik.
Dia memaparkan, saat ini konsumen saat ini bergerak sangat cepat mengikuti kultur dan percakapan digital yang terus berubah. Karena itu, brand membutuhkan pendekatan yang tidak hanya kreatif, tetapi juga relevan secara budaya dan terukur secara bisnis.
"Dengan menggabungkan kekuatan kreativitas, influencer, media, dan performance dalam satu ekosistem, kami ingin membantu brand membangun koneksi yang lebih kuat dengan audiens sekaligus mendorong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan,” ujar Marcia.
Baca Juga
- Kiat Influencer Iben dan Juan Kembangkan Bisnis Jual Beli Emas
- Tak Selalu Artis, Kini Micro Influencer Jadi Primadona Brand di Media Sosial
Penggabungan kekuatan MediaScience dalam digital media buying, media planning, dan performance marketing dengan berfokus pada integrated KOL buying and services, campaign strategy, serta pengembangan komunikasi digital berbasis budaya dan komunitas menjadi strategi khusus.
Didirikan pada tahun 2020, katanya, Eden telah berkembang menjadi agency yang menangani lebih dari 30 brand aktif dari berbagai kategori industri, termasuk telekomunikasi, e-commerce, nutrisi, personal care, home appliance, otomotif, dan FMCG. Dengan lebih dari 30 personel dan pengalaman gabungan selama 36 tahun, Eden menggabungkan kreativitas, pemahaman budaya lokal, dan pemanfaatan data dalam membangun kampanye digital.
"Salah satu diferensiasi Eden terletak pada pendekatan influencer marketing yang memberikan akses langsung kepada para KOL tanpa perantara. Model ini memungkinkan proses kerja yang lebih efisien sekaligus membantu brand menjangkau audiens yang tepatbmelalui berbagai spektrum talent, mulai dari celebrity influencer hingga micro, nano, dan community-based creators," paparnya.
Strategi lainnya, lanjutnya, bisa juga diperkuat oleh Influencer IQ, sistem database KOL yang membantu memetakan influencer berdasarkan relevansi, performa, dan dampaknya terhadap tujuan kampanye. Pendekatan berbasis data ini memungkinkan proses seleksi talent yang lebih presisi dan terukur.
Selama kariernya, Marcia telah menangani berbagai kampanye viral dan award-winning untuk brand lintas kategori, mulai dari FMCG dan telekomunikasi hingga event berskala internasional seperti Asian Games.





