- Rekayasa Lalu Lintas
- Rute Khusus Menuju Area Sekitar
- 4 Titik Lokasi Parkir Resmi
Jakarta, CNBC Indonesia - Hari Bebas Kendaraan Bermotor (HBKB) alias Car Free Day (CFD) resmi memiliki jadwal dan rute baru. Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengumumkan mulai besok, Minggu (7/6/2026), car free day hadir di Sudirman-Thamrin serta Rasuna Said.
Mulai besok, Hari Bebas Kendaraan Bermotor hadir di Sudirman-Thamrin dengan waktu operasional 05.30 hingga 10.00 WIB dan di Rasuna Said pukul 05.30 hingga 09.00 WIB.
Jadwal baru ini diumumkan dalam unggahan Instagram resmi Dinas Perhubungan DKI Jakarta.
"Lebih banyak waktu untuk berolahraga, bersantai bersama keluarga, menikmati pertunjukan komunitas, hingga merasakan suasana Jakarta yang lebih hijau dan nyaman," tulis @dishubdkijakarta dalam unggahannya, dikutip Minggu (6/6/2026).
Perubahan ini memajukan jam CFD yang sebelumnya dimulai pukul 06.00 WIB.
Sebelumnya, rute baru CFD di Rasuna Said telah dibuka pada 10 Mei namun ditiadakan sementara untuk evaluasi dari Pemprov DKI Jakarta.
Untuk pelaksanaan CFD Rasuna Said, diberlakukan penutupan jalan pada segmen Utara-Selatan di Jl. Gembira hingga Jl. Raya Casablanca. Penutupan juga diberlakukan pada segmen Selatan-Utara mulai dari Jl. Prof. Dr. Satrio hingga Jl. Setiabudi Utara Raya atau Setiabudi Tengah.
Terdapat sejumlah rute alternatif yang disiapkan untuk memecah lalu lintas dari berbagai arah.
- Lalu lintas dari Timur (Manggarai) menuju Barat (Tanah Abang/Karet) dapat melintasi Jalan Sultan Agung, Jalan Galunggung, Jalan Karet Pasar Baru Timur III, Jalan Karet Pasar Baru Timur II, hingga Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo.
- Lalu lintas dari arah Barat (Tanah Abang/Karet) menuju Timur (Manggarai) dapat melalui Jalan R.M Margono Djojohadikoesoemo, Jalan Galunggung, dan berlanjut ke Jalan Sultan Agung.
- Arus dari Utara (Menteng) ke Selatan (Kuningan) dialihkan melalui Jalan Galunggung, Jalan Gembira, Jalan Kuningan Persada, Jalan Kuningan Mulya, Jalan Achmad Bakrie Barat, hingga Jalan Casablanca.
- Arus dari Selatan (Kuningan) menuju Utara (Menteng) dialihkan lewat Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, dan bermuara di Jalan Galunggung.
- Kendaraan dari Barat (Tanah Abang/Karet) menuju Timur (Kampung Melayu) diarahkan melintasi Jalan K.H. Mas Mansyur, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan Jalan Raya Casablanca. Sebaliknya, arus dari Timur ke Barat melalui Jalan Raya Casablanca, Jalan Prof. Dr. Satrio, dan berlanjut ke Jalan K.H Mas Mansyur.
Dishub juga mengatur arus kendaraan khusus menuju beberapa titik spesifik di kawasan tersebut.
Seperti dari arah Kawasan Karet Pedurenan menuju Menteng, pengendara dapat melewati Jalan Denpasar Raya, Jalan Setiabudi Utara Raya, Jalan Setiabudi Tengah, dan Jalan Galunggung.
- Pengaturan rute alternatif juga disiapkan bagi jemaat yang ingin menuju tempat ibadah. Sebagai contoh, lalu lintas dari utara (Galunggung) menuju Gereja GKDI atau Gereja Trinity Jakarta diarahkan untuk melintasi Jl. Galunggung, Jl. Setiabudi Tengah, Jl. Setiabudi Selatan, dan berlanjut ke Jl. Denpasar.
- Bagi masyarakat yang hendak menuju fasilitas kedutaan besar, arus kendaraan dari arah utara menuju Kedutaan Besar Rusia atau Kedutaan Besar Yunani diarahkan melalui Jl. Galunggung, Jl. Setiabudi Tengah, Jl. Setiabudi Selatan, hingga ke Jl. Denpasar.
Dishub juga sudah menyiapkan ruang parkir khusus untuk masyarakat yang datang menggunakan kendaraan pribadi. Terdapat ketersediaan total 3.687 Satuan Ruang Parkir (SRP) di sekitar lokasi acara. Kapasitas SRP tersebut tersebar secara strategis di 4 titik lokasi parkir utama sebagai berikut.
- Parkir Pasar Festival & GOR Soemantri
- Parkir Kawasan Rasuna Epicentrum
- Setiabudi One
- Gedung Nyi Ageng Serang
(haa/haa) Add as a preferred
source on Google




