BI Perkuat Ekonomi Syariah Daerah Lewat Pesantren, Wakaf Produktif, dan Sertifikasi Halal di FESyar Sumatera 2026

pantau.com
6 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Bank Indonesia (BI) memperkuat pengembangan ekonomi dan keuangan syariah sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah melalui penguatan peran pesantren, optimalisasi wakaf produktif, serta pembinaan dan percepatan sertifikasi halal yang bertujuan menciptakan pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Informasi tersebut disampaikan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti saat membuka Festival Ekonomi Syariah (FESyar) Sumatera 2026 di Palembang, Sumatera Selatan.

Destry mengungkapkan, "Ekonomi dan keuangan syariah merupakan salah satu pilar penting dalam sumber pertumbuhan ekonomi dan memperkuat ketahanan ekonomi nasional."

FESyar diselenggarakan BI di berbagai wilayah Indonesia sebagai sarana mendorong sumber pertumbuhan ekonomi daerah, memperkuat kolaborasi berbagai pihak, meningkatkan kapasitas UMKM, serta mengembangkan potensi generasi muda.

Tiga Program Unggulan Penguatan Ekonomi Syariah

Dalam FESyar Sumatera 2026, BI memperkenalkan tiga program unggulan yakni Pesantren Sejahtera Terakselerasi (Pesat), Upaya Nasionalisasi Gerakan Wakaf untuk Komoditas Unggulan (Unggul), dan Bina dan Percepat Sertifikasi Halal untuk Pariwisata (Berkah).

Program Pesat bertujuan memperkuat peran pesantren sebagai pusat pemberdayaan ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pesantren menjadi lebih produktif dan mandiri secara ekonomi.

Program Unggul difokuskan pada optimalisasi pemanfaatan wakaf produktif untuk mendukung pengembangan komoditas unggulan di berbagai daerah.

Sementara itu, Program Berkah berfokus pada pembinaan dan percepatan sertifikasi halal sektor pariwisata guna meningkatkan daya saing industri halal Indonesia.

Destry mengatakan, "Pengembangan ekonomi dan keuangan syariah (eksyar) yang inklusif dan berkelanjutan ditujukan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi baru di daerah, meningkatkan daya saing eksyar Indonesia, serta mendukung terwujudnya visi Indonesia sebagai pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia."

FESyar Sumatera 2026 juga menjadi bagian dari rangkaian menuju Indonesia Sharia Economic Festival 2026.

Kinerja Positif dan Potensi Besar Sumatera Selatan

Menurut Destry, posisi Indonesia dalam pengembangan ekonomi syariah semakin strategis seiring kinerja positif sektor rantai pasok halal pada 2025.

Kinerja tersebut tercermin dari peningkatan ekspor makanan halal, peningkatan ekspor minuman halal, serta pertumbuhan industri fesyen Muslim.

Pada 2025, sektor rantai pasok halal Indonesia tumbuh 6,21 persen secara tahunan (year on year/yoy).

Pada April 2026, pembiayaan syariah juga tumbuh 10,84 persen secara tahunan dengan risiko kredit yang tetap rendah sebesar 2,28 persen.

Destry menyatakan, "Sejalan dengan arah pembangunan nasional, eksyar menjembatani antara produktivitas dan inklusivitas, antara inovasi dan nilai-nilai luhur, serta antara pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat."

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahwa pengembangan ekonomi dan keuangan syariah menjadi bagian penting agenda pembangunan daerah.

Herman Deru mengatakan, "Melalui berbagai program unggulan seperti 100.000 Sultan Muda dan Gerakan Sumsel Mandiri Pangan Goes to Pesantren, kami terus mendorong lahirnya generasi muda dan pesantren yang mandiri, produktif, dan berdaya saing."

Sumatera Selatan dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah dengan jumlah penduduk Muslim sekitar 7,72 juta jiwa atau setara 97,22 persen dari total penduduk.

Potensi tersebut juga didukung oleh 670 pondok pesantren, 34 kantor bank umum syariah, 15 unit usaha syariah, serta lebih dari 27 ribu produk bersertifikat halal.

BI berharap penguatan pesantren, wakaf produktif, dan sertifikasi halal dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi syariah nasional sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi Indonesia.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Google Perkenalkan Gemma 4 12B, Model AI Ringan yang Bisa Berjalan Langsung di Laptop
• 7 jam lalumedcom.id
thumb
China pererat hubungan dengan Myanmar di bawah pemerintahan baru
• 23 jam laluantaranews.com
thumb
Mensesneg: Presiden Berulang Kali Ingatkan Komitmen Lawan Korupsi
• 9 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dukung Hilirisasi Daerah, Kemenperin Dekatkan Layanan Sertifikasi ke Pelaku Usaha
• 14 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Rayakan HUT Jakarta ke-499, Pemprov DKI Hapus Denda PKB dan BBNKB Secara Otomatis
• 15 jam laluliputan6.com
Berhasil disimpan.