TNI Bangun Empat Jembatan Perintis Garuda di Lampung Selatan untuk Perkuat Konektivitas Wilayah Pedesaan

pantau.com
3 jam lalu
Cover Berita

Pantau - Prajurit TNI mulai melaksanakan pembangunan empat titik Jembatan Perintis Garuda di Kabupaten Lampung Selatan sebagai upaya meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperlancar akses transportasi masyarakat, khususnya di daerah pedesaan.

Pembangunan tersebut merupakan bagian dari kerja sama antara TNI dan pemerintah daerah dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat bagi masyarakat.

Komandan Kodim 0421/Lampung Selatan Letkol Kav Mochammad Nuril Ambiyah menjelaskan pembangunan dilakukan secara serentak di empat lokasi strategis.

Ia mengungkapkan, "Ini merupakan bagian dari program terintegrasi yang dilakukan serentak di empat titik strategis di Kabupaten Lampung Selatan. Empat titik pembangunan jembatan yang dilaksanakan secara bersamaan, yakni di Desa Talang Way Sulan, Desa Karya Tunggal Kecamatan Katibung. Desa Purwosari, Kecamatan Natar, dan Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo."

Empat Lokasi Strategis Jadi Prioritas Pembangunan

Empat lokasi pembangunan Jembatan Perintis Garuda meliputi Desa Talang Way Sulan, Desa Karya Tunggal Kecamatan Katibung, Desa Purwosari Kecamatan Natar, dan Desa Bandar Dalam Kecamatan Sidomulyo.

Keempat lokasi tersebut dipilih karena selama ini membutuhkan sarana penghubung yang lebih memadai untuk menunjang aktivitas masyarakat.

Jembatan yang dibangun diharapkan mampu mempermudah akses antarwilayah, memperlancar transportasi masyarakat, mendukung aktivitas ekonomi warga, serta mempercepat mobilitas sehari-hari.

Salah satu jembatan yang dibangun berada di Desa Talang Way Sulan dengan spesifikasi beton sepanjang 8 meter dan lebar 3,5 meter.

Dengan spesifikasi tersebut, jembatan diharapkan dapat mendukung kebutuhan mobilitas masyarakat secara lebih baik dibandingkan fasilitas sebelumnya.

TNI Libatkan Warga dan Targetkan Rampung Satu Bulan

Dalam pelaksanaan pembangunan, personel TNI melibatkan pemerintah desa dan masyarakat setempat melalui kegiatan gotong royong.

Keterlibatan masyarakat dilakukan untuk mempercepat proses pembangunan, meningkatkan rasa memiliki terhadap infrastruktur yang dibangun, serta memperkuat semangat kebersamaan antara TNI dan warga.

Mochammad Nuril Ambiyah mengatakan, "Pembangunan infrastruktur ini menjadi langkah nyata dalam mendongkrak konektivitas antarwilayah serta memperlancar mobilitas harian masyarakat setempat."

TNI menargetkan pembangunan empat jembatan tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu bulan agar manfaatnya segera dirasakan masyarakat.

Ia menambahkan, "Kami menargetkan pembangunan jembatan ini dapat selesai dalam waktu satu bulan sehingga dapat segera dimanfaatkan masyarakat untuk menunjang aktivitas sehari-hari."

Program pembangunan empat Jembatan Perintis Garuda ini menjadi bagian dari upaya pemerintah dan TNI dalam memperkuat infrastruktur dasar di wilayah pedesaan.

Melalui pembangunan tersebut diharapkan konektivitas antarwilayah semakin baik, akses transportasi masyarakat lebih lancar, aktivitas ekonomi lokal meningkat, dan kesejahteraan masyarakat pedesaan terus berkembang.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Raymond/Joaquin usung misi balas dendam pada final Indonesia Open
• 5 menit laluantaranews.com
thumb
Balas Serangan Drone, Iran Gempur Pangkalan AS di Kuwait dan Bahrain
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Dari Piring Anak hingga Izin Tinggal: Ketika Negara Diperdagangkan
• 20 jam lalukompas.com
thumb
Alasan KPK Tak Lagi Tahan Bupati Pati Nonaktif Sudewo di Jakarta
• 15 jam laluliputan6.com
thumb
Berlangsung Sampai Jam 17.00 WIB! Try Out OSC 2026 Enggak Ada Ujian Susulan
• 10 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.