VIVA – Harapan fans Malaysia untuk melihat Kiernan Dewsbury-Hall mengenakan jersey Harimau Malaya akhirnya kandas. Gelandang Everton itu secara tegas membantah rumor yang selama ini menyebut dirinya memiliki darah keturunan Malaysia.
Isu tersebut sebenarnya sudah beredar sejak 2024. Saat itu, sebuah laporan media Inggris menyebut Dewsbury-Hall memiliki akar keluarga dari Malaysia. Kabar tersebut langsung memicu antusiasme besar di kalangan pecinta sepak bola Negeri Jiran.
Banyak pendukung Harimau Malaya berharap pemain berusia 27 tahun itu bisa dinaturalisasi dan memperkuat tim nasional Malaysia. Apalagi, hingga kini Dewsbury-Hall belum pernah mencatatkan penampilan bersama Timnas Inggris senior.
Namun, harapan tersebut dipastikan tidak akan terwujud dalam waktu dekat.
Dalam wawancara dengan koresponden Stadium Astro, Adam Carruthers, pada awal Juni 2026, Dewsbury-Hall menegaskan dirinya tidak mengetahui adanya garis keturunan Malaysia dalam keluarganya.
"Sejauh yang saya tahu, saya tidak memiliki keturunan Malaysia," kata Dewsbury-Hall.
"Saya mungkin perlu memeriksa silsilah keluarga saya, tapi saya mohon maaf jika saya mengecewakan penggemar Malaysia yang mengira masih ada harapan. Namun saya rasa tidak ada keturunan Malaysia," lanjutnya.
Pernyataan tersebut sekaligus mengakhiri spekulasi yang selama dua tahun terakhir terus menjadi perbincangan di kalangan pendukung Harimau Malaya.
Dewsbury-Hall merupakan produk asli akademi Leicester City. Ia menembus tim utama pada 2019 dan berkembang menjadi salah satu gelandang paling konsisten di sepak bola Inggris.
Penampilan impresifnya bersama Leicester membuat Chelsea merekrutnya pada 2024. Bersama The Blues, ia sempat menjadi bagian skuad yang meraih gelar UEFA Conference League dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Meski demikian, kariernya di Stamford Bridge tidak berlangsung lama. Pada 2025, Dewsbury-Hall memutuskan menerima pinangan Everton dan menandatangani kontrak berdurasi lima tahun bersama klub asal Merseyside tersebut.
Kini, fokus Dewsbury-Hall sepenuhnya tertuju pada kariernya di level klub. Sementara itu, para pendukung Malaysia harus kembali mencari kandidat lain yang berpotensi memperkuat Harimau Malaya melalui jalur keturunan.





