HARIAN.FAJAR.CO.ID,MAKASSAR—Bosowa School Makassar dalam agenda Celebration 2026, turut meluncurkan karya Antologi Cerpen siswa SMP dan SMA yang memuat rangkaian cerita remaja dalam dua judul buku yang berbeda, Sabtu (6/6/2026).
Dalam launching buku ini, ada dua karya yang dikenalkan yakni “Gandraswara: Cerita dari Ragam Jiwa Remaja” oleh siswa SMA BSM dan “Mysterious: Mystery, Obscure, Secretive” oleh siswa SMP BSM.
Kegiatan ini merupakan tindaklanjut dari penerapan kurikulum literasi di SMP dan SMA BSM yang menjadi pemantik semangat dalam memperkuat gerakan literasi di lingkungan sekolah dan menjadi ruang penyampaian gagasan siswa dan guru melalui tulisan.
Project pembuatan karya tulis ini didampingi oleh Resky Amalia and Suci Lestari selaku guru literasi di Bosowa School Makassar.
Ini yang memberikan kesan yang mendalam bagi siswa untuk belajar mengekspresikan hal yang dilihat, dirasakan, dan dipikirkan lalu di deskripsikan dalam bentuk tulisan karya fiksi yang bercerita dan memiliki nilai moral bagi pembacanya.
Students representative, yang juga menjadi salah satu penulis dalam buku Gandraswara, Andi Aisyah Zahirah M menyampaikan kesannya dalam melalui proses pengerjaan project dan menjalani harinya sebagai siswa SMA BSM.
“Awalnya ini semua terasa berat, ketika kita harus beradaptasi dari yang awalnya gugup, tidak percaya diri, dan penuh ketakutan sampai akhirnya kami bisa berdiri disini dan melihat kembali hal-hal yang membetuk kami menjadi seperti hari ini,” ucapnya.
Proses itu sangat berarti, setiap project yang kami selesaikan bersama akhirnya membuahkan hasil yang tidak pernah kami sangka sebaik ini.
Kepala Sekolah SMA BSM, Muhammad Yusuf
menyampaikan apresiasinya kepada siswa-siswi yang telah menyelesaikan project akhir ini dengan memberikan yang terbaik hingga tercipta kumpulan cerpen dengan nilai dan pesan yang bermakna di dalamnya.
“Program ini dilaksanakan setiap tahun dibimbing oleh guru literasi di SMP dan SMA BSM yang mendampingi anak dalam menuangkan idenya dalam bentuk tulisan,” tuturnya.
Dan tentu kata dia, dengan terbitnya buku ini menunjukkan bahwa siswa-siswi BSM tidak hanya unggul di bidang akademik, tetapi juga sudah dilandasi skill lain.
“Ini seperti kemampuan membuat karya tulis yang menarik dengan pesan moral yang berarti bagi penulis dan pembaca,” tutupnya.(wis)





