Penangkapan Dadan Hindayana Cs Disebut Hanya Pindahkan Medan Konflik, Tiyo Ardianto Singgung Kambing Hitam

disway.id
14 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Tiyo Ardianto, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Gadjah Mada atau BEM UGM 2025 menyoroti penangkapan eks Kepala Badan Gizi Nasional atau BGN, Dadan Hindayana dan 2 anak buahnya. 

Tiyo menilai adanya dugaan skenario penumbalan atau kambing hitam yang ditujukan kepada Dadan Hindayana. 

Maka menurutnya, ini hanya sebuah cara untuk memindahkan medan konflik. 

"Cuma penumbalan supaya medan konflik yang awalnya nyerang presiden jadi nyerang Pak Dadan. Ada dua hal yang pertama ini memindahkan medan konflik bahwa sebelumnya orang menyerang presiden yang sangat bangga pada MBG kadang kita sebut CEO MBG yang menganggap NKRI cuma perusahaan MBG, yang kedua cuma mengkambinghitamkan Pak Dadan,” ujarnya. 

BACA JUGA:Debat Panas Tiyo Ardianto dan Jubir Gerindra soal Penunjukan Nanik sebagai Kepala BGN, Kompetensi Disoal

Tiyo mempertanyakan juga penunjukan Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN. 

“Yang kedua adalah menjadikan Pak Dadan sebagai kambing hitam, sehingga pola yang biasanya dilakukan Pak Prabowo kembali terjadi. Pak Prabowo memiliki mentalitas sebagai seorang mesias atau juru penyelamat. Kalau beliau tidak menjadi penyelamat, rasanya tidak keren,” katanya. 

“Hal yang sama juga terjadi dalam kasus penangkapan Pak Dadan ini. Saya kira publik patut mencurigai bahwa yang terjadi mungkin hanya pengambinghitaman, sehingga konflik yang semula ditujukan kepada Presiden kemudian beralih menjadi serangan terhadap Pak Dadan,” jelasnya. 

BACA JUGA:Dadan Hindayana Cs Ditangkap Kejagung, Tiyo Ardianto Ungkit Lagi Istilah MBG Maling Berkedok Gizi

Sebelumnya, Eks Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung dan Sony Sonjaya langsung dibawa ke Rutan Salemba.

Diketahui Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tiga tersangka dalam kasus dugaan korupsi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG) pada Badan Gizi Nasional (BGN) tahun 2025-2026.

BACA JUGA:Pilih 02? Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Buatkan Surat Permohonan Maaf untuk Pendukung Prabowo-Gibran

Tiyo berulang kali mengkritisi prioritas anggaran pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikaitkan dengan Presiden Prabowo Subianto.

Tiyo juga mengucapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto sebagai Presiden Bodoh. 

“PRESIDEN BODOH, Kita sedang dipimpin oleh orang bodoh yang tidak sadar bahwa dirinya bodoh dan karenanya tak pernah mau belajar, tapi justru memilih menularkan kebodohannya kepada yang lain. Ajaibnya orang pintar di sekelilingnya rela-rela saja dibuat bodoh dan dengan bangga menjunjung kebodohan pimpinannya,” tulisnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kunjungi Sekolah Rakyat Tabanan, Prabowo Dengarkan Curhat Siswa tentang Hidup yang Berubah
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Persija Panen Talenta Muda, Lima Pemain Akademi Jalani Debut di Tim Utama Musim Ini
• 37 menit lalumedcom.id
thumb
Waka DPR Cucun Dorong Transformasi Pesantren, Santri Harus Siap Hadapi Era AI
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
FBI Menggerebek Rumah Mewah Senilai Rp 630 miliar, Pebisnis Keturunan Iran Diduga Terlibat Penyelundupan Peralatan Terkait Program Nuklir
• 10 jam laluerabaru.net
thumb
Fadli Zon Sebut Wastra Nusantara Dapat Menjadi Instrumen Diplomasi Budaya Indonesia di Dunia
• 11 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.