PT PAL Indonesia menandai lima tahun perjalanan transformasi Industri Maritim 4.0 (IM4) dengan capaian sejumlah proyek strategis nasional dan target peluncuran empat kapal berukuran besar pada tahun 2026 ini.
Kaharuddin Djenod Direktur Utama PT PAL Indonesia mengatakan, transformasi yang dijalankan sejak 2021 itu untuk mendorong peningkatan kapasitas produksi dan mempercepat penyelesaian berbagai proyek strategis nasional.
“Kami telah tunjukkan bahwa insan-insan PT PAL mampu bersatu dan membangun bersama dalam satu kekuatan yang luar biasa. Kami berhasil menghasilkan Frigate Merah Putih, menghasilkan Kapal Selam Otonom Tanpa Awak (KSOT), dan tahun ini kita akan melaunching empat kapal raksasa,” katanya, Minggu (7/6/2026).
Ia menjelaskan, percepatan pengerjaan proyek-proyek tersebut tidak lepas dari implementasi transformasi IM4 yang berfokus pada modernisasi proses bisnis, peningkatan efisiensi produksi, dan penguatan daya saing industri maritim nasional.
Tidak hanya berdampak pada perusahaan, ia mengatakan bahwa proyek-proyek yang dikerjakan PAL juga memberikan efek ekonomi yang luas. Dalam setiap pembangunan kapal, PT PAL melibatkan berbagai industri dalam negeri, mulai dari galangan kapal, manufaktur komponen, jasa pendukung, hingga pelaku usaha kecil yang menjadi bagian rantai pasok industri maritim.
“Setiap proyek yang dikerjakan PT PAL tidak hanya menghasilkan produk strategis bagi negara, tetapi juga menggerakkan ekonomi. Di dalamnya terdapat ribuan tenaga kerja yang terlibat serta industri pendukung yang ikut bertumbuh,” kata Kaharuddin.
Pada momentum peringatan HUT ke-46 PT PAL Indonesia, Kaharuddin juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh karyawan atas kontribusi mereka selama lima tahun perjalanan transformasi perusahaan. Menurutnya, berbagai pencapaian yang diraih merupakan hasil kerja keras, inovasi, dan kolaborasi seluruh insan perusahaan.
“Hasil kerja keras satu tahun terakhir adalah hasil dari semua usaha-usaha, inovasi-inovasi dari semua,” ucapnya.
Dengan mengusung tema “United, Transformed, Unstoppable”, peringatan ulang tahun galangan tersebut menurutnya jadi penegasan komitmen perusahaan untuk melanjutkan transformasi, memperkuat industri maritim nasional, serta meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian dan kemandirian industri pertahanan Indonesia.(ris/iss)




