Buka Lowongan 2.843 Padat karya, Pramono Tegaskan Ini Hanya Program Jangka Pendek

idxchannel.com
9 jam lalu
Cover Berita

Pramono menegaskan program padat karya ini tidak akan mengganggu alokasi anggaran sektor sosial, kesehatan, dan pendidikan.

Buka Lowongan 2.843 Padat karya, Pramono Tegaskan Ini Hanya Program Jangka Pendek. (Foto: MNC Media)

IDXChannel—Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa pemprov akan membuka 2.843 lowongan kerja sektor padat karya. Namun, ia menegaskan bahwa lowongan ini hanya program jangka pendek sebagai antisipasi terhadap tekanan ekonomi. 

"Jadi yang padat karya kurang lebih 2.800 lebih, itu adalah betul-betul kegiatan yang bersifat jangka pendek. Karena tekanan ekonomi ini mulai terasa," kata Pramono di Jakarta Timur, Minggu (7/6/2026).

Baca Juga:
Pramono Lanjutkan Pembangunan LRT Dukuh Atas ke Manggarai, Estimasi Biaya Rp2,7 Triliun

Mengenai kebutuhan tenaga kerja dan jenis lowongan yang tersedia, hal tersebut akan disampaikan lebih lanjut oleh Asisten Pembangunan DKI Jakarta. Pendaftaran dan lamaran program ini rencananya mulai dibuka pada pekan depan. 

"Jadi kami berinisiatif untuk membuka ruang padat karya. Nanti secara detail akan ditindaklanjuti, dijabarkan oleh Asisten Pembangunan. Karena memang ini adalah program jangka pendek untuk bantalan sosial," ucap dia.

Baca Juga:
Pramono Optimistis CFD Rasuna Said Jadi Ikon Baru Jakarta, Berpotensi Gaet Wisman

Pramono menegaskan program padat karya ini tidak akan mengganggu alokasi anggaran sektor sosial, kesehatan, dan pendidikan di Jakarta.

"Tetapi untuk DKI Jakarta yang lain-lain masih tetap sepenuhnya dialokasikan. Apakah itu berkaitan dengan sosial, berkaitan dengan kesehatan, berkaitan dengan pendidikan, tidak ada yang dikurangi sedikit pun, bahkan malah ditambah," tuturnya.

Baca Juga:
Pramono Ingin Resmikan CFD Rasuna Said saat HUT ke-499 Jakarta, Mayoritas Warga Minta Dilanjutkan

Adapun, para pekerja nantinya akan digaji setara Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta. Program ini diharapkan mampu menyelesaikan persoalan-persoalan yang ada di lapangan.

Program jangka pendek ini direncanakan akan berlangsung selama tiga bulan. Namun, tidak menutup kemungkinan bisa diperpanjang sesuai dengan perkembangan kondisi di lapangan.


(Nadya Kurnia)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Charles Honoris Dukung Langkah BGN Moratorium SPPG Baru
• 2 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Mark Up Motor Listrik BGN Rp 1 T, Dadan Pernah Bilang Rp 42 Juta Per Unit
• 14 jam laludetik.com
thumb
Pekerja stadion di Los Angeles akan mogok kerja jelang Piala Dunia
• 6 jam laluantaranews.com
thumb
Orang Tua Siswi Sekolah Rakyat Menangis di Hadapan Prabowo
• 1 jam laluliputan6.com
thumb
PIHPS: Harga telur ayam ras Rp30.400/kg, bawang merah Rp54.350/kg
• 11 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.