Menteri Pakistan Segera Sampaikan “Pesan Khusus” untuk Pemimpin Iran

metrotvnews.com
5 jam lalu
Cover Berita

Islamabad: Menteri Dalam Negeri Pakistan Syed Mohsin Naqvi mengunjungi Teheran untuk bertemu dengan pejabat senior Iran.

Menteri Naqvi mengatakan bahwa ia telah tiba di Iran untuk menyampaikan "pesan khusus" dari kepemimpinan sipil dan militer Pakistan kepada Pemimpin Revolusi Islam Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei.

Syed Mohsin Naqvi menyampaikan pernyataan tersebut pada hari Sabtu, saat bertemu dengan Menteri Dalam Negeri Eskandar Mo'meni.

Naqvi mengatakan tujuan kunjungannya termasuk menyerahkan surat dari Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Jenderal Asim Munir dan Perdana Menteri Shehbaz Sharif, dan mencatat bahwa pesan tersebut membahas "situasi saat ini."

"Saya pikir pesan ini penting. Saya berharap semuanya berjalan lancar dan mencapai kesimpulan yang baik," tambah Naqvi.

Pakistan telah muncul sebagai perantara penting antara Teheran dan Washington sejak Februari, ketika Amerika Serikat dan rezim Israel memulai serangan agresi tanpa provokasi terbaru mereka terhadap Republik Islam.

Islamabad menengahi gencatan senjata dan menjadi tuan rumah putaran pertama pembicaraan antara kedua pihak pada bulan April, meskipun negosiasi tersebut tidak menghasilkan terobosan di tengah tuntutan maksimalis Washington.

"Kami berharap krisis ini akan segera berakhir melalui upaya perdana menteri dan kepala staf angkatan darat Pakistan," kata Naqvi, seperti dikutip dari Press TV, Minggu 7 Juni 2026.

Ia juga menekankan hubungan erat antara kedua negara tetangga tersebut, menggarisbawahi bahwa "Iran dan Pakistan memiliki hubungan persaudaraan satu sama lain."

Menteri Pakistan itu juga berterima kasih kepada Ketua Majlis (Parlemen) Mohammad Baqer Qalibaf dan Menteri Luar Negeri Abbas Araghchi, menyatakan harapan bahwa upaya yang sedang berlangsung yang bertujuan untuk mengakhiri siklus yang timbul dari agresi tanpa provokasi akan membuahkan hasil.

Mo'meni menyampaikan apresiasi atas peran aktif Pakistan dalam upaya mediasi yang bertujuan untuk mengurangi ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat.

Ia menggambarkan Pakistan sebagai negara sahabat, bersaudara, dan tetangga yang memiliki ikatan keagamaan, budaya, dan sejarah yang mendalam dengan Iran.
Target Perdagangan Bilateral Menteri Iran mengatakan sebagian dari kunjungan Naqvi berfokus pada isu-isu bilateral, termasuk keamanan perbatasan, pemberantasan perdagangan narkoba, dan kerja sama kontra-terorisme.

Ia mengumumkan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk berupaya meningkatkan volume perdagangan bilateral tahunan dari 3 miliar dolar menjadi 10 miliar dolar, menambahkan bahwa pencapaian target tersebut membutuhkan kerja sama dari kementerian lain di kedua negara.

Naqvi tiba di Teheran pada Sabtu pagi dan disambut oleh Menteri Dalam Negeri Iran. Menteri Dalam Negeri Pakistan juga dijadwalkan bertemu dengan Araghchi pada hari Minggu untuk pembicaraan lebih lanjut.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ada Peningkatan Laporan Curanmor, Polres Bogor Tingkatkan Penindakan
• 20 jam laludetik.com
thumb
Atasi Overkapasitas, Ditjenpas Pindahkan Napi Lapas Jambi dan Bagansiapiapi
• 9 jam laludetik.com
thumb
Pramono Tegaskan Pengelolaan Sampah yang Baik Dimulai dari Rumah
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
• 23 jam lalurctiplus.com
thumb
Cipta Cendikia Football Academy U-15 dan Putri JP Jakarta U-18 Juara
• 20 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.