Siswa Sekolah Rakyat Curhat ke Prabowo: Pernah Diejek hingga Tak Mau Sekolah

rctiplus.com
6 jam lalu
Cover Berita
Siswa Sekolah Rakyat Curhat ke Prabowo: Pernah Diejek hingga Tak Mau SekolahNasional | okezone | Minggu, 7 Juni 2026 - 14:15Dengarkan Berita

JAKARTA - Seorang siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali, Gede Bagus Abimanyu, memanfaatkan kesempatan untuk curhat di hadapan Presiden Prabowo Subianto. Di hadapan Presiden, ia mengaku sering diejek saat duduk di bangku sekolah dasar (SD) dan berharap praktik perundungan (bullying) di sekolah dapat dihentikan.

Curhatan itu disampaikan Gede Bagus saat Prabowo meninjau langsung SRMP 17 Tabanan, Bali, Minggu (7/6/2026).

"Saya adalah anak dari seorang penatu. Sejak kecil saya sudah ditinggal oleh ayah saya. Ibu saya merawat saya sendirian dan selalu mengajarkan saya untuk jujur, semangat, dan pantang menyerah," kata Gede Bagus di hadapan Prabowo.

"Saat masih sekolah dasar, saya sering mendapatkan ejekan dari teman-teman karena saya anak yang pendiam dan tidak terlalu suka berkumpul dengan teman-teman," sambungnya.

Ia mengaku hampir putus asa akibat aksi perundungan yang dialaminya. Bahkan, ia sempat tidak masuk sekolah selama beberapa hari. Namun, sang ibu terus memberikan dukungan agar tetap semangat belajar.

Baca Juga:Soroti Tabrakan Kereta di Bekasi, Pengamat Sarankan Polisi Tunggu Hasil KNKT

"Dulu, saya pernah hampir putus asa dan tidak masuk sekolah beberapa hari. Tapi ibu saya memberikan dukungan hingga saya memiliki semangat kembali untuk belajar," ujarnya.

 

Bagus mengatakan dirinya berhasil melawan trauma setelah berkenalan dengan teman-teman baru di SRMP 17. Kini, ia bahkan ditunjuk menjadi anggota organisasi sekolah antiperundungan.

"Saya harap dengan amanah ini saya dapat membantu mencegah bullying di sekolah dan menjaga teman-teman saya agar tidak merasakan apa yang pernah saya rasakan dahulu," ungkapnya.

"Saya ingin menyampaikan bahwa sehancur-hancurnya seorang anak, jika diberikan dukungan dan lingkungan yang tepat, maka anak itu dapat dirakit kembali," lanjutnya.

Dalam kesempatan itu, Bagus juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo. Ia mengaku sangat terbantu dengan adanya Program Sekolah Rakyat.

"Untuk Bapak Presiden, saya berterima kasih atas Program Sekolah Rakyat ini. Keluarga kami merasa sangat terbantu dengan program ini. Saya tidak tahu harus berkata apa lagi untuk mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya," tuturnya.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Megawati Soekarnoputri Membuka Pameran "Mata Hati Soekarno" untuk Memperingati 125 Tahun Kelahiran Sang Proklamator
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Instruksi Prabowo Kepada Seskab Teddy Soal Sekolah Rakyat
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Prabowo: Sekolah Rakyat Bantu Mereka yang Paling Susah, Paling Kurang Berdaya
• 9 jam lalukompas.com
thumb
Kasus Pemerasan Silmy Karim, Segini Biaya Izin Tinggal WNA di Imigrasi
• 14 jam laludetik.com
thumb
Pidato Menko AHY di Rusia, Bicara Perkeretaapian hingga Giant Sea Wall
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.