Liputan6.com, Jakarta - Kabar menarik datang dari lingkungan Istana terkait kemungkinan perombakan komposisi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Sejumlah tokoh buruh disebut mendapat tawaran untuk bergabung ke dalam Kabinet Merah Putih.
Salah satu nama yang dikabarkan akan masuk kabinet adalah Presiden Partai Buruh Said Iqbal. Ia disebut akan segera merapat ke jajaran pemerintahan Presiden Prabowo.
Advertisement
Hal itu seperti disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi yang memberi sinyal, Said Iqbal akan masuk ke Kabinet Merah Putih. Prasetyo mengatakan, hal tersebut sedang dalam proses pembahasan.
"Sedang kita diskusikan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Namun rupanya, rekrutmen tokoh buruh ke dalam pemerintahan bukan hal baru. Sebelumnya, Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) sekaligus Penasihat Kapolri Bidang Ketenagakerjaan Andi Gani Nena Wea juga pernah mendapat tawaran untuk bergabung ke kabinet sejak era Presiden Jokowi.
Ia juga mendapat tawaran di era Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin Dewan Kesejahteraan Buruh setingkat menteri.
Namun, Andi Gani konsisten untuk tetap berada di luar kabinet. Keputusan tersebut diambil sebagai bentuk komitmen serikat pekerja dalam menjalankan fungsi check and balances terhadap Pemerintah.
Dia mengakui,tawaran untuk masuk ke lingkaran pemerintahan itu memang ada, bahkan bukan untuk yang pertama kalinya.
"Hubungan saya dengan Presiden Prabowo terjalin sangat baik. Saya juga menjelaskan kepada Presiden Prabowo soal pilihan saya untuk tetap memilih sebagai Presiden Buruh dan tetap mendukung Pemerintahan Prabowo Subianto," ujar Andi Gani di Jakarta, dikutip Minggu (7/6/2026).




