Polisi mengungkap penyebab mobil Fortuner yang dikemudikan pria berinisial ES (44) diamuk massa di Tanah Abang, Jakarta Pusat, berawal dari cekcok dengan pengendara motor pada Sabtu (6/6) lalu.
Kapolsek Metro Tanah Abang AKBP Dhimas Prasetyo mengatakan, sopir Fortuner mengaku ada pengendara motor yang menghalangi jalannya. Ia kemudian mengklakson hingga terjadi cekcok.
“Berawal pengendara Fortuner membunyikan klakson berulang kali karena merasa dihalangi jalannya. Selanjutnya, pengendara Fortuner memepet dan memaki-maki pengendara sepeda motor,” kata Dhimas dalam keterangannya, Minggu (7/6).
Dhimas menjelaskan, setelah itu datang dua pengendara motor lain yang menegur pengemudi Fortuner karena dianggap memaki pengendara motor di jalan. Namun, pengemudi mobil disebut kembali marah hingga terjadi cekcok sambil berkendara.
“Pengendara Fortuner merasa tidak senang dan kembali memaki pengendara sepeda motor yang menegurnya. Selanjutnya terjadi cekcok sambil jalan,” ujarnya.
Saat cekcok tersebut terjadi, lanjut Dhimas, sopir Fortuner menabrak pengendara motor lain. Situasi kemudian memanas. Ia lalu diteriaki pengendara lain hingga akhirnya dikejar massa.
“Pengendara sepeda motor terus mengejar sambil teriak tabrak lari sehingga makin banyak massa yang mengejar dan melakukan perusakan,” ucap Dhimas.
Polisi kini masih menyelidiki kasus tersebut, termasuk dugaan perusakan terhadap mobil Fortuner dan awal mula keributan yang terjadi.
“Berkoordinasi dengan Polres Jaksel dan Polsek Tebet terkait dugaan TKP awal perusakan, melakukan penyelidikan terhadap pelaku perusakan, dan mengambil keterangan korban perusakan,” kata Dhimas.
Pengemudi Fortuner itu sendiri telah dijemput keluarganya dari Polsek Tanah Abang. Ia memilih tidak melaporkan kasus perusakan tersebut ke polisi.





