Bisnis.com, JAKARTA — Pembalap Mercedes Kimi Antonelli melanjutkan dominasinya di Formula 1 musim 2026 dengan menjuarai Grand Prix Monaco yang berlangsung penuh drama pada Minggu (7/6/2026).
Antonelli berhasil finis terdepan setelah balapan sempat dihentikan selama lebih dari setengah jam akibat kerusakan permukaan lintasan yang dipicu kecelakaan pembalap Ferrari Charles Leclerc di penghujung balapan.
Meski keunggulannya terhapus akibat penghentian lomba, pembalap Italia berusia 19 tahun itu tetap mampu mempertahankan posisi terdepan saat balapan kembali dimulai melalui standing restart.
Kemenangan tersebut menjadi kemenangan kelima secara beruntun bagi Antonelli musim ini sekaligus memperlebar keunggulannya di klasemen sementara kejuaraan dunia Formula 1. Ia kini unggul 66 poin atas rival terdekatnya.
"Kami menjalani akhir pekan yang luar biasa. Saat balapan dihentikan, saya tahu semuanya akan dimulai lagi dari nol, tetapi saya tetap tenang dan fokus pada restart," kata Antonelli usai balapan.
Pembalap berusia 19 tahun itu mengaku kemenangan di Monaco menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam kariernya sejauh ini. "Monaco adalah balapan yang selalu ingin dimenangkan setiap pembalap. Bisa menang di sini bersama tim adalah sesuatu yang sangat spesial," ujarnya.
Baca Juga
- Hasil F1 GP Miami: Antonelli Hat-trick Juara, Duo McLaren Podium
- Chaos di F1 Kanada: Antonelli Juara, Russell dan Norris Gagal Finis
Pembalap Ferrari Lewis Hamilton finis di posisi kedua setelah tampil konsisten sepanjang balapan. Hasil tersebut sekaligus menyamai rekor delapan podium GP Monaco yang sebelumnya dipegang legenda Formula 1 Ayrton Senna.
Sementara itu, pembalap Red Bull Isack Hadjar mengamankan posisi ketiga dan meraih podium keduanya di Formula 1.
Balapan di Sirkuit Monte Carlo berlangsung kacau sejak start. Max Verstappen terpaksa mengakhiri lomba lebih awal setelah mobilnya mengalami masalah sesaat setelah lampu start padam.
Chaos at the race restart!
Kimi Antonelli races Lewis Hamilton from the front row, and there's drama behind as George Russell backs up the field #F1 #MonacoGP pic.twitter.com/GUqm1K5EAp
Nasib serupa dialami Lando Norris yang terpaksa menghentikan balapan akibat gangguan teknis. Tuan rumah Charles Leclerc juga gagal finis setelah menghantam pembatas lintasan ketika sedang bersaing di barisan depan.
Insiden Leclerc menyebabkan kerusakan pada permukaan aspal di salah satu bagian sirkuit jalan raya Monaco. Race Control kemudian mengibarkan bendera merah dan menghentikan balapan guna memperbaiki lintasan sebelum lomba dilanjutkan dengan 10 lap tersisa.
Selain diwarnai kecelakaan, balapan juga dipenuhi hukuman akibat pelanggaran batas kecepatan di pit lane.
George Russell menjadi salah satu pembalap yang paling dirugikan. Pembalap Mercedes itu mula-mula menerima penalti lima detik akibat pelanggaran batas kecepatan di pit lane.
Namun, karena penalti tersebut tidak dijalankan dengan benar saat pit stop berikutnya, FIA menjatuhkan hukuman tambahan berupa drive-through penalty. Sanksi itu membuat Russell kehilangan banyak waktu dan terlempar ke posisi ke-13 hingga gagal meraih poin.
Hasil di Monaco membuat Antonelli semakin nyaman memimpin klasemen pembalap dengan koleksi 156 poin. Ia unggul atas Hamilton di posisi kedua dengan 90 poin, sementara Russell berada di peringkat ketiga dengan 88 poin.





