Kencana Energy (KEEN) Tetapkan Dividen Rp30 Miliar, 15,8 Persen dari Laba Bersih

idxchannel.com
6 jam lalu
Cover Berita

PT Kencana Energy Lestary Tbk (KEEN) menetapkan dividen tunai sebesar USD1,68 juta atau setara dengan Rp30,13 miliar untuk tahun buku 2025.

PT Kencana Energy Lestary Tbk (KEEN) menetapkan dividen tunai sebesar USD1,68 juta atau setara dengan Rp30,13 miliar untuk tahun buku 2025. (Foto: Ist)

IDXChannel - PT Kencana Energy Lestary Tbk (KEEN) menetapkan dividen tunai sebesar USD1,68 juta atau setara dengan Rp30,13 miliar untuk tahun buku 2025. Besaran dividen tersebut mengacu pada kurs tengah Bank Indonesia (BI) yang ditetapkan sebesar Rp17.883 per dolar AS.

Pembagian dividen ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan di Jakarta, pada Kamis (4/6/2026). 

Baca Juga:
Fokus Perkuat Bisnis Nikel, Harum Energy (HRUM) Kembali Absen Bagi Dividen

Pemegang saham menyetujui usulan rasio pembayaran dividen sebesar 15,8 persen dari laba bersih tahun lalu. Dengan nilai tersebut, maka besaran dividen ekuivalen dengan Rp8,22 per saham, sama dengan tahun buku 2024.

Adapun sisa laba bersih sebesar USD279.595 diperuntukkan dan dicatat sebagai dana cadangan. Kemudian sisanya sekitar USD7,13 juta digunakan untuk operasional perseroan.

Baca Juga:
Telkom (TLKM) hingga Elnusa (ELSA) Gelar RUPST Hari Ini, Penetapan Dividen Jadi Agenda

Kencana Energy yang bergerak di bidang Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) meraup pendapatan sebesar USD34,3 juta pada 2025. Capaian tersebut lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai USD37,9 juta.

Sementara itu, EBITDA juga turun menjadi USD17,8 juta dengan margin 52 persen. Meski begitu, laba bersih Kencana Energy tumbuh 21 persen dari USD7,5 juta menjadi USD9,1 juta.

Hingga akhir tahun 2025, kapasitas listrik terpasang yang dihasilkan oleh perseroan mencapai 69,5 megawatt (MW). Angka ini diproyeksikan naik menjadi 79,5 MW.

Sepanjang tahun lalu, produksi listrik perseroan mencapai 376 Gigawatt-hour (GWh), tumbuh 2 persen dibandingkan 2024 yang sebesar 367 GWh. PLTA Air Putih menyumbang produksi tertinggi sebesar 137,6 GWh, diikuti oleh PLTA Pakkat 92,5 GWh.

Kencana Energy saat ini juga mengoperasikan Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro atau PLTM, yakni PLTM Ma'dong dan PLTM Ordi Hulu. Keduanya menghasilkan produksi listrik masing-masing 83,6 GWh dan 62,6 GWh.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Respons Presiden KSPSI Andi Gani soal Kabar Said Iqbal Bakal Masuk Kabinet
• 22 jam laluliputan6.com
thumb
Korlantas Tunda Pelaksanaan Operasi Patuh karena Fokus Persiapan Hari Bhayangkara
• 4 jam laludisway.id
thumb
Proses Kualifikasi dan Alokasi Slot Konfederasi Piala Dunia 2026
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Bupati Karawang Berang Pria-pria Diduga Pesta Gay, Ancam Cabut Izin THM
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Richard Lee: Saya Akan Sampaikan Semua Fakta di Persidangan
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.