Liputan6.com, Jakarta - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sulawesi Utara saat ini masih memegang status Siaga dan Waspada dalam peringatan dini tsunami. Otoritas pemantau cuaca dan kegempaan meminta masyarakat setempat untuk tidak mengabaikan instruksi evakuasi demi keselamatan.
Koordinator Bidang Data dan Informasi Stasiun Maritim Bitung, Ricky Daniel Aror, mengimbau seluruh elemen masyarakat di daerah terdampak untuk terus berkoordinasi secara aktif dengan petugas di lapangan serta mempercayai instruksi dari lembaga resmi pemerintah.
Advertisement
"Kami berharap warga tetap mematuhi rekomendasi dari pemerintah daerah, khususnya badan penanggulangan bencana daerah," kata Ricky Daniel Aror saat dihubungi dari Manado, Senin (8/6/2026).
Ricky memerinci, daerah-daerah di Sulawesi Utara yang hingga saat ini masih ditetapkan dalam status Siaga tsunami meliputi Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kabupaten Kepulauan Talaud, Kota Manado, dan Kabupaten Minahasa Utara bagian utara. Status Siaga yang sama juga berlaku untuk wilayah Kabupaten Minahasa bagian utara, Kabupaten Minahasa Selatan bagian utara, Kota Bitung, serta Kabupaten Bolaang Mongondow bagian utara.




