BULOG Kediri Percepat Bantuan Pangan, Penyaluran di Kabupaten Kediri Capai 93 Persen

beritajatim.com
3 jam lalu
Cover Berita

Ringkasan Berita

Kediri (beritajatim.com) – Bantuan Pangan BULOG Kediri terus dipercepat untuk menjaga stabilitas harga pangan dan memperkuat daya beli masyarakat. Hingga awal Juni 2026, Perum BULOG Kantor Cabang Kediri mencatat realisasi penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Kediri telah mencapai 93 persen dari total pagu yang ditetapkan pemerintah.

Program bantuan pangan tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam menjaga ketersediaan bahan pangan pokok sekaligus mengendalikan tekanan harga beras di tingkat konsumen.

Berdasarkan data BULOG Kediri per 8 Juni 2026, bantuan pangan yang telah disalurkan di Kabupaten Kediri mencapai 4.701.060 kilogram beras dan 940.212 liter minyak goreng. Jumlah tersebut setara dengan 93 persen dari total alokasi bantuan pangan yang disiapkan pemerintah untuk wilayah Kabupaten Kediri.

Secara keseluruhan, pagu bantuan pangan Kabupaten Kediri mencapai 5.003.220 kilogram beras dan 1.000.644 liter minyak goreng. Program tersebut ditujukan kepada 250.161 Penerima Bantuan Pangan (PBP) yang tersebar di berbagai kecamatan di Kabupaten Kediri.

Sementara itu, penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Nganjuk mulai dilaksanakan pada Juni 2026. Hingga hari pertama pelaksanaan, realisasi penyaluran telah mencapai 656.020 kilogram beras dan 131.204 liter minyak goreng atau sekitar 16 persen dari total pagu yang tersedia.

Untuk Kabupaten Nganjuk, pemerintah menyiapkan alokasi bantuan pangan sebanyak 4.068.120 kilogram beras dan 813.624 liter minyak goreng. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi 203.406 keluarga penerima manfaat yang telah terdaftar dalam program pemerintah.

Pemimpin Perum BULOG Kantor Cabang Kediri, Harisun, menegaskan pihaknya terus melakukan percepatan distribusi agar seluruh bantuan pangan dapat tersalurkan tepat waktu.

BULOG menargetkan proses distribusi di wilayah kerja Kediri dan Nganjuk dapat selesai pada pertengahan Juni 2026.

“Kami akan melakukan segala upaya agar penyaluran Bantuan Pangan ini selesai dilaksanakan pada pertengahan Juni, karena kami meyakini Bantuan Pangan akan memberikan dampak langsung terhadap penguatan daya beli masyarakat sekaligus membantu meredam tekanan harga beras di tingkat konsumen,” ujar Harisun.

Menurutnya, percepatan distribusi menjadi langkah penting agar manfaat bantuan dapat segera dirasakan masyarakat, khususnya di tengah dinamika harga pangan yang masih menjadi perhatian pemerintah.

Selain menyalurkan bantuan pangan, BULOG Kediri juga terus mengoptimalkan distribusi beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Penyaluran dilakukan melalui berbagai saluran resmi, mulai pasar tradisional, kios pangan, Gerakan Pangan Murah (GPM), hingga jaringan pengecer yang bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pasokan beras tetap tersedia di masyarakat dengan harga yang terjangkau. Pemerintah menilai kombinasi antara bantuan pangan dan distribusi beras SPHP menjadi strategi efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan dan harga di pasar.

Di tengah percepatan distribusi bantuan pangan, BULOG memastikan ketersediaan stok beras di wilayah Kediri dan sekitarnya dalam kondisi aman. Hingga 8 Juni 2026, total stok beras yang tersimpan di seluruh gudang BULOG Kediri mencapai 99.471 ton. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama kurang lebih delapan bulan ke depan.

“Masyarakat di wilayah Kota Kediri, Kabupaten Kediri dan Kabupaten Nganjuk tidak perlu khawatir terjadi kelangkaan stok, karena hingga hari ini stok beras yang tersimpan di seluruh gudang BULOG Kediri sangat cukup yaitu sebanyak 99.471 ton beras dengan ketahanan stok selama 8 bulan,” kata Harisun.

Dengan ketersediaan stok yang kuat serta distribusi yang terus berjalan, BULOG optimistis stabilitas harga pangan di wilayah Kediri dan Nganjuk dapat tetap terjaga, sekaligus mendukung ketahanan pangan nasional sepanjang tahun 2026. [nm/beq]


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Peringatan Dini Tsunami Pascagempa M7,7 di Filipina Berakhir
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Rupiah Tertekan, Sukarelawan: Prabowo Sedang Perang Melawan Mafia Ekonomi
• 1 jam lalujpnn.com
thumb
Ghost In The Cell Singgung Karakter Prakarsa Kitabuming, Hasto PDIP: Sangat Simbolis
• 23 jam lalujpnn.com
thumb
Kemdiktisaintek dan IRD Prancis Perkuat Kemitraan Riset untuk Hadapi Tantangan Pembangunan Berkelanjutan
• 16 jam lalupantau.com
thumb
Iran: Israel Akan Hadapi Balasan Keras, AS Bertanggung Jawab atas Konflik
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.